Debat Paslon Sesi Dua Tak Banyak Pengaruhi Pemilih

BANYUASIN, medianusantaranews.com

Kegiatan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Banyuasin menggelar debat publik Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati yang dilaksanakan di Graha Sedulang Setudung (GSS) Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin Senin (14/05)2018) yang dimulai pukul 19.00 wib yang dipandu oleh Ita Husni dari TVRI Sumsel secara langsung.

Debat wawasan kandidat diikuti oleh massa pendukung masing-masing 5 paslon dalam satu ruangan, Alhamdulillaah tidak terjadi keributan dan saling hujat antara pasangan calon, sehingga debat berjalan aman dan kondusif.

Team penguji debat selain Dosen Unsri Prof dR Didik Prasetyo, dan DR Ridwan MHum Serta Rektor IAIN Raden Fatah Pembang Prof Dr M Sirozi Phd dan setiap pasang calon diberi kesempatan menyampaikan rancangan program kepemimpinnya yang kemudian diuji oleh tiga orang pakar itu.

Salah satu paslon no 5 H Askolani-H Slamet saat menanggapi panelis, apa sekala prioritas program Banyuasin bangkit…?

Askolani mengatakan, “Kami dengan Pakde Slamet sudah berkunjung di 300 desa yang ada di Banyuasin, seluruh poros jalan rusak parah.Oleh sebab itu, untuk menunjang ekonomi seluruh jalan poros harus kita kedepankan perbaiknya,” ujar Askolani cabup no 5.

Selain program Banyuasin prima petani bangkit dan lain lain. Askolani memberikan pertanyaan sekaligua tanggapan program paslon No. urut 1 yakni program 1 Milyar 1 desa. “Kami sudah coba 500 juta itupun hanya berjalan 2 tahun. Saya justru khawatir banyak program-program yang tidak jalan.

Hazuar bidui menanggapi pertanyaan paslon no 5 dengan mengatakan Dana 1,9 Milyar APBD 2018-2019. Insya allah terus naik Rp.2.5 T. Dana tak langsung 1 Trilyun dana langsung Rp 1,5 Trilyun.

Tanggapan Askolani mengatakan, Saya tidak yakin dan tidak percaya program ini akan jalan misalkan 700 M untuk pegawai. Dan selanjutnya ada pembagian di 32 SKPD setelah dibagi 1 T. Sisa dana 300 M artinya banyak jalan yang tidak dibangun artinya ini program yang dipaksakan saja.

Hazuar Menanggapi dengan mengatakan,Dirinya siap mundur apabila dalam 1 tahun program 1 Desa/1 Milyar tidak jalan. “uang rakyat kembalikan ke rakyat. Kami tidak berubah apapun terjadi akan kami lakukan,” Ujarnya

Terpisah pertanyaan selanjutnya dari paslon no Urut 2 kepada no urut 3 Bagaimana pertumbuhan ekonomi 4,5 persen supaya dapat 6 persen lebih….?. Paslon no urut 3 Buya Husni mengatakan, Banyuasin kondisinyan memprihatinkan kalau saya jadi Bupati kita akan kaji juga akan digali situasi masyarakat itu sendiri.

“Misalnya petani padi 1x Setahun bisa 2 x dan seterusnya. Petani karet ini sebenarnya produksi cukup banyak hanya sebenarnya tinggal mutunya. Hal tersebut kurangya penyuluhan dan bimningan,” ujar Buya.

Hadir dalam acara tersebut Ketua KPUD Banyuasin Dahri S.Ag, dan komisioer, Ketua Panwaslu Banyuasin Iswadi S.Pd dan anggota Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.IK, Kajari Banyuasin LA Kamis dan 5 paslon beserta tim pendukung masing-masing paslon.

Dari pantauan terlihat diluar gedung tampak penjagaan sangat ketat dan disertai cek detektor oleh personil Polres Banyuasin untuk mengantisipasi terjadinya teror atau aksi sabotase dari masa pendukung paslon. Pengamanan juga dilakukan secara tertutup dan terbuka.

(asta)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *