KABUPATEN MUARA ENIM JANGAN TERLENA DENGAN ” KETINGGALAN ” NYA.

Muara Enim, medianusantaranews.com –¬†Kabupaten Muara Enim memiliki kekayaan APBD berkisar Rp 2,4 Triliun, terbesar kedua di provinsi Sumatera Selatan. Namun kenyataannya Kabupaten Muara Enim ” ketinggalan ” dari daerah daerah lain di Provinsi Sumatera Selatan.

Mungkinkah ada yang kurang tepat dalam pengelolaannya sehingga jadi ” ketinggalan “.

Dari hasil perbincangan portal ini dengan Calon Bupati Dr Ir H Syamsul Bahri MM, inilah yang mendorong kuat dia untuk muncul di pilkada Kabupaten Muara Enim 2018. Sosok birokrasi ini mengakui sangat merasa terpanggil untuk membangun Kabupaten Muara Enim walaupun dia harus mengorbankan jabatannya sebagai Kepala Dinas PU Provinsi Sumatera Selatan yang masih dua tahun lagi.

” Munculnya saya dipilkada Kabupaten Muara Enim 2018, karena saya sangat merasa terpanggil untuk membangun Kabupaten Muara Enim yang sudah ketinggalan ” Ucap Syamsul.

” Insah Allah dengan ilmu dan pengalaman yang saya miliki, kami bisa melakukan yang terbaik untuk Kabupaten Muara Enim kedepan ” Imbuhnya.

Begitu juga Ir H Hanan Zulkarnain MTP. Sosok birokrasi ini juga sangat merasa terpanggil untuk membangun Kabupaten Muara Enim. Karena katanya sebelumnya, ketika dia menjabat Wakil Bupati  Kabupaten Muara Enim periode 2003 Р2008 mendampingi Bupati H Kalamudin Djinap (Almarhum).

Banyak yang sudah mereka lakukan untuk membangun Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Muara Enim maju pesat waktu itu. Namun beberapa tahun terakhir Kabupaten Muara Enim seperti ” terlena ” nampak jalan di tempat. Sementara daerah lain terus berlari melaksanakan pembangunannya.Akhirnya harus diakui kalau Kabupaten Muara Enim ” ketinggalan ”

” Inilah motivasi saya untuk kembali mengabdi di Kabupaten Muara Enim periode 2018 – 2023″ Ujar Hanan.

” Apa lagi bersama Pak Syamsul, saya tahu betul dengan kemampuan beliau, beliau ahlinya infrastruktur dan sangat menguasai managemen. Kami optimis bisa membangun Kabupaten Muara Enim lebih baik lagi kedepan ” Tukas Hanan.

” Kami berharap niat tulus kami ini mendapat dukungan dari masyarakat Kabupaten Muara Enim, dan kami terpilih serta mendapat amanah memimpin Kabupaten Muara Enim pada 27 Juni 2018 mendatang. Harap Hanan (Ab)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *