Ini Peta Wilayah Politik Pilgub Jawa Barat Menurut Charta Politika

Jawa Barat, medianusantaranews.com

Lembaga survei Charta Politika kembali merilis hasil surveinya pada 7 Juni 2018 lalu. Survei yang dilakukan oleh Charta Politika dilakukan pada 23 hingga 29 Mei 2018, dengan metode wawancara tatap muka langsung. Jumlah sample di masing – masing wilayah dengan 1200 responden, dan margin of error sekitar 2, 83% pada tingkat kepercayaan 95%.

Tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui peta kekuatan para cagub di tiga daerah yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dari hasil survei ini, Charta Politika mendapat temuan jika pasangan Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum masih bersaing ketat dengan pasangan Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi.

Kamil – Uu sendiri untuk elektabilitas masih sedikit unggul atas pasangan Demiz – Demul. Sementara pasangan Hasanah dan Asyik sepertinya mesti terus berjuang keras untuk mengumpulkan kekuatan agar bisa mengimbangi dua cagub tersebut. Kamil – Uu mendapat 37, 3%, Demiz – Demul 34, 5%, Hasanah 7, 8% dan Asyik 7, 6% dengan responden menjawab tidak tahu atau tidak jawab sebesar 12, 8%.

Namun elektabilitas yang tetap tinggi tersebut di khawatirkan akan bisa disalip dengan mudah, sebab faktanya dalam survei Charta Politika kali ini, ada pembagian peta wilayah yang signifikan dan cukup untuk membuat perubahan elektabilitas bagi pasangan Demiz – Demul untuk kembali unggul.

Pasangan Kamil – Uu sendiri dipetakan oleh Charta Politika menguasai daerah Bandung Raya, Priangan Timur dan Priangan Barat. Sementara pasangan Demiz – Demul menguasai daerah Cirebonan, Karawangan dan Megapolitan.

Menyikapi hal tersebut, hasil penelusuran awak medianusantaranews.com di berbagai daerah se Jawa barat, beberapa simpatisan dan relawan Kamil – Uu tetap optimis jika pasangan ini akan memenangkan pertarungan pilgub Jabar 2018 27 Juni mendatang.

Seorang simpatisan di wilayah Purwakarta misalnya, mengatakan akan tetap terus bergerak meski diyakini akan tetap mendapat suara yang minim.

” Kita tetap bergerak, meski tidak akan begitu banyak berpengaruh karena ini memang wilayahnya Dedi Mulyadi. Tapi setidaknya kami bisa turut berperan dalam upaya pemenangan Kamil – Uu. Minimal kami bisa memecahkan konsentrasi Demiz – Demul dalam penguasaan wilayah lain, karena wilayahnya sendiri terus kami galang suara buat Kamil – Uu.” Ujar simpatisan wanita yang namanya enggan disebutkan.

Sementara itu di wilayah Garut dan Ciamis para simpatisan makin terus menggenjot gerakan dan upaya untuk tetap menambah pundi – pundi dukungan.

” Kita optimis saja, bergerak terus memantapkan upaya pemenangan untuk Kamil – Uu. Dukungan disini sudah bagus, tapi belum cukup bagi kami.” Kata simpatisan asal Garut.

(Adhit)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *