WADUH, PELAJAR SMA DI KABUPATEN PALI  JADI KURIR NARKOBA

Muara Enim
medianusantaranews.com

Peredaran barang haram narkoba di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan sudah sangat mengkwatirkan. Hal ini bukanlah isapan jempol. Saat ini oknum pelaku penjahat narkoba sudah masuk kelingkungan para pelajar.

Dalam hal ini sangat dibutuhkan peran serta masyarakat, pemerintah dan aparat penegak hukum secara serius.

Baru baru ini , seorang remaja berusia 15 tahun yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan diciduk jajaran Polsek Talang Ubi. Pasalnya, AG initial pelajar ini yang beralamat di Talang Ojan Kelurahan Talang Ubi Utara Kecamatan Talang Ubi itu, diduga telah menjadi kurir narkoba jenis shabu-shabu. 

Kapolres Muara Enim melalui Ipda Nasron Junaidi menuturkan bahwa penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat, Sabtu (01/09/2018) bahwa dimana dirumah ” PT ” sering dijjadikan tempat transaksi narkoba, sedangkan pelaku AG diduga kuat bertindak sebagai perentara atau kurir. Ungkap Nasron.

Mendapat informasi tersebut Tim Elang Polsek Talang Ubi dipimpin langsung oleh Aipda Hairi Rozi , pada Senin (03/09/2018) segera melakukan penggerebekan dirumah bandar PT yang saat ini DPO. Alhasil benar, saat digerebek kedua pelaku PT dan AG sedang melakukan transaksi jual beli narkoba.

Namun sayangnya waktu digerebek, salah satu pelaku (PT) berhasil melarikan diri sedangkan pelaku AG berhasil ditangkap.

” Bersama pelaku AG, Kita juga berhasil mengamankan 6 bungkus besar plastik bening klip berisikan cristal putih diduga shabu shabu berat bruto 17,88 Gram, juga satu bungkus kecil plastik bening klip berisikan cristal cristal putih diduga shabu shabu seberat 1,36 gram, 2 bungkus plastik bening yang berisikan plastik bening kecil untuk bungkus narkoba, 4 buah handphone dan 1 buah tibangan digital ”

Lanjut Nasron, pada penggrebekan tersebut, kami juga berhasil menyita uang tunai diduga hasil dari transaksi narkoba dengan rincian 12 lembar uang kertas pecahan Rp 100 ribu, 12 lembar uang kertas pecahan Rp 50 ribu, 5 lembar uang kertas pecahan Rp 20 ribu, 4 lembar uang kertas pecahan Rp 10 ribu, dan 2 lembar uang kertas pecahan Rp 5 ribu . Terang Nasron, Senin (03/09/2018)

Sementara itu, pelaku yang tertangkap waktu penggrebekan, AG mengakuannya dihadapan petugas mengatakan kalau dia hanya duduk duduk saja. ” Kebetulan saja disana, tadi PT menyuruh saya beli rokok” Sangkalnya. (Ab)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *