Mencermati Kehidupan Berhubungan

Oleh Aben CN

Rumah tangga terbentuk tentunya atas dasar rasa cinta dan kasih sayang. Dan terjadinya penyatuan dua hati menjadi satu hati karena masing masing sudah sama sama mengetahui tentang masing masing. Siapa pasangan kita yang dianggap cocok.
Rumah tangga adalah legalnya hubungan lelaki dan prempuan.

Seiring perjalanan waktu, tidak bisa ditampikan dalam berhubungan pasti banyak perubahan. Dalam hal ini, baik istri maupun suami harus tahu ” perubahan ” apa yang telah terjadi dalam rumah tangganya.

Jangan dianggap sepeleh sebuah perubahan didalam rumah tangga. Syukuri kalau perubahan itu kearah yang positif, misalnya dari hidup biasa menjadi hidup lebih sejatera, rukun, damai dan nyaman karena itu memang tujuan.Tapi bila perubahan itu kearah yang negatif misalnya kebiasaan jarang pulang terlambat namun sekarang sering pulang terlambat, kebiasaan nyaman dirumah namun saat ini tidak betah dirumah, bahkan dalam hal hal privatepun harus kita ketahui. 

Masalah pribadi masing masing pasangan misalnya biasanya cuma mandi dua kali sehari, ko sekarang mandi tiga kali sehari. Atau biasanya malas pakai minyak wangi, kenapa sekarang rajin pakai minyak wangi. Atau biasanya jarang ganti pakaian dalam keseharian tapi kenapa sekarang ganti pakaian tiga kali sehari, juga biasanya rajin makan dirumah, kenapa sekarang jarang makan dirumah. Itu harus kita tahu apa penyebabnya.

Dan ini yang penting !!!
Khusus wanita atau istri yang normal, 
Yang wajib mencari napkah dalam kehidupan pasangan kebanyakan lelaki. Lelakilah tulang punggungnya. Tentunya wanita harus tahu apa pekerjaan pasangannya atau suaminya. Istri atau pasangan jangan mudah berbangga hati karena apa yang diperoleh pasangan/suaminya tanpa mengetahui darimana sumbernya.

Saat ini banyak pekerjaan yang tidak identik dengan pakaian yang dikenakannya.

Wanita jangan mencobloskan lelakinya kedalam jurang dengan tersenyum memeluk ketika lelakinya pulang membawa uang banyak tanpa bertanya itu uang darimana. Kalau wanita benar benar mencintai atau menyayangi lelakinya, tentulah harus mengetahuinya sumber uang yang masuk.

Banyak kejadian dan pengalaman yang telah terjadi, wanita tidak peduli terhadap lelaki pasangannya. Asal pulang bawa uang wanitanya langsung menyambut hangat, tersenyum dan memeluk. Tidak peduli uang darimana, yang penting bagi sang wanita, bisa hidup enak, rumah bagus, ada mobil, motor, anak anak mewah serta semua ada.

Ketidak pedulian wanita terhadap penghasilan pasangannya menunjukan kalau wanita yang macam ini sangatlah rapuh, karena dia tidak bisa menjaga kehidupan dan masa depan hubungannya.

Wanita macam ini tidak mau tahu walaupun uang yang ada dalam lingkungan hidupnya adalah uang hasil kejahatan. Misal lelaki itu ternyata seorang tukang maling, tukang rampok, atau seorang bandar narkoba, atau korupsi, yang penting uang terus mengalir dalam rumah tangganya.

Wanita ini tidak peduli ualaupun kehidupan lelakinya setiap saat terancam bahaya atau masuk penjara.

Pembaca, seiring perjalanan waktu dan waktu terus berjalan, mari kita normalkan lingkungan hidup rumah tangga kita sebagai tempat hidup untuk masa yang panjang untuk yang ada didalamnya. Kaitkanlah hidup ini untuk dunia dan akherat. Carilah keberkahan hidup yang diridhoi. Biar sedikit tapi nikmat dan nyaman, untuk apa banyak kalau terancam dan tidak ada kenyaman.

Akhir kata, semoga ada menfaatnya untuk kita semua (Ab)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *