Mobdin SMAN-SMKN Se-Pemkot Palembang Ditarik Paksa

PALEMBANG,medianusantaranews.com– Dalam perbincanganya dengan wartawan Kadisdik Pemkot Palembang Ahmad Zulito menegaskan Ahwa mobil dinas dilingkungan Pemerintah Kota Madya Palembang Sumatera Selatan yang selama ini dipakai operasi di Sekolah Menengah Atas Negeri dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri dalam wilayah Kota Palembang dilakukan penarikan secara paksa oleh Kadisdik Kota Palembang.

Dijelaskan oleh Zulinto, untuk menarik paksa mobdin tersebut pihaknya menurunkan Polisi Pamong Praja di sekolah yang belum menyerahkan mobdin ke Disdik Kota Palembang.

Zulito mengaku, untuk penarikan mobdin secara paksa ini pihaknya telah memberikan surat sebanyak tiga kali ke SMA-SMK, namun tidak diindahkan.

“Surat sudah kita layangkan sebanyak tiga kali sebelum dilakukan eksekusi ini dan sudah jelas bahwa deadline pengembalian empat hari yang lalu. Tapi masih ada beberapa sekolah yang belum mengembalikan jadi dua hari yang lalu kita turunkan Sat Pol PP untuk melakukan penarikan secara paksa mobdin tersebut,” tegasnya lagi.

Penarikan mobdin tersebut kata Zulinto, mobdin yang dipakai SMAN dan SMKN dalam Kota Palembang itu milik Pemerintah Kota Palembang dalam hal ini Disdik Kota Palembang dan tidak masuk dalam salah satu asset penyerahan wewenang SMAN dan SMKN dari Kota ke Provinsi.

“Penarikan ini dilakukan karena kita memerlukan mobdin tersebut untuk keperluan berbagai jajaran Disdik Kota Palembang seperti kepala bidang, Unit Pelaksanan Teknis Daerah (UPTD) dan Korwas,” tutupnya.

Sayangnya Zulito tidak menjelaskan berapa unit mobdin yang ditarik paksa, termasuk tidak diterangkan mobdin yang dioperasikan di SMA-SMK mana, hingga berita ini sampai dimeja redaksi pun pihak sekolah yang ditarik kendaraan dinasnya belum ada yang bisa dikonfirmasi. (mitro)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *