Kepala Staf Kodim 0702/Purbalingga Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional

MediaNusantaraNews.com,-  Kepala Staf Kodim 0702/Purbalingga bersama dengan seluruh jajaran Forkompimda Kab. Purbalingga menghadiri kegiatan Hari Santri Nasional 2016 di Kabupaten Purbalingga, yang dilaksanakan di Alun Alun Purbalingga, Senin (22/10/2018).

Upacara diikuti oleh tamu undangan dari Forkopimda, ketua pengadilan negeri, jajaran TNI maupun POLRI se KabupatenPurbalingg, Pengurus FKUB, Tokoh Agama, ketua partai politik dan ormas pemuda dan para pelajar tingkat pertama dan atas maupun pondok pesantren yang ada di KabupatenPurbalingga.

Plt.Bupati Purbalingga mengatakan, Hari Santri diharapkan tidak hanya sekedar Seremonial, melainkan merupakan (culture) budaya yang ada di Kabupaten Purbalingga.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan dapat menanamkan rasa kecintaan dan kebanggaan kepada NKRI, seiring dengan peran santri dan ulama dalam memperjuangakan kemerdekaan Negar Kesatuan Republik Indonesia”, terangya.

“Santri harus bisa mengikuti kekinian perkembangan zaman, dan santri harus menjadi teladan bagi umat. hal ini tadi semua “khittoh” atau kembalinya semua berlandaskan agama. Intinya. Berikan kebebasan mereka menegakkan aturannya, namun jangan sampai keluar dari garis yang sudah diajarkan agama.” tandas Plt Bupati Purbalingga.

“Menanggapi Gerakan radikalisme, peran santri sebagai tauladan, jangan sampai santri keluar dari garis atau aturan yang telah diajarkan.”imbuhnya

“Dalam peringati hati santri, sebagai santri harus berperinsip, jangan pernah berhenti belajar, harus kritis dan berani, tidak minderan juga jangan sampai lupa dengan guru-gurunya”, sambungnya.

Di tempat terpisah, Kepala Staf Kodim 0702/Purbalingga Mayor Inf Saeroji menjelaskan bahwa penetapan hari santri nasional tak lepas dari perjalanan sejarah bangsa ini. Kontribusi para santri untuk memperjuangkan kemerdekaan tidaklah sedikit. Maka wajar jika negara memberikan penghargaan kepada para santri yang turut memerdekaan bangsa Indonesia. “Bagaimanapun Hari Santri, yang penting adalah esensinya, dan diharapkan agar santri kedepan mempunyai peran aktif dalam pembangunan negara,” pungkasnya./Purbalingga Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional

Kepala Staf Kodim 0702/Purbalingga bersama dengan seluruh jajaran Forkompimda Kab. Purbalingga menghadiri kegiatan Hari Santri Nasional 2016 di Kabupaten Purbalingga, yang dilaksanakan di Alun Alun Purbalingga, Senin (22/10/2018).

Upacara diikuti oleh tamu undangan dari Forkopimda, ketua pengadilan negeri, jajaran TNI maupun POLRI se KabupatenPurbalingg, Pengurus FKUB, Tokoh Agama, ketua partai politik dan ormas pemuda dan para pelajar tingkat pertama dan atas maupun pondok pesantren yang ada di KabupatenPurbalingga.

Plt.Bupati Purbalingga mengatakan, Hari Santri diharapkan tidak hanya sekedar Seremonial, melainkan merupakan (culture) budaya yang ada di Kabupaten Purbalingga.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan dapat menanamkan rasa kecintaan dan kebanggaan kepada NKRI, seiring dengan peran santri dan ulama dalam memperjuangakan kemerdekaan Negar Kesatuan Republik Indonesia”, terangya.

“Santri harus bisa mengikuti kekinian perkembangan zaman, dan santri harus menjadi teladan bagi umat. hal ini tadi semua “khittoh” atau kembalinya semua berlandaskan agama. Intinya. Berikan kebebasan mereka menegakkan aturannya, namun jangan sampai keluar dari garis yang sudah diajarkan agama.” tandas Plt Bupati Purbalingga.

“Menanggapi Gerakan radikalisme, peran santri sebagai tauladan, jangan sampai santri keluar dari garis atau aturan yang telah diajarkan.”imbuhnya

“Dalam peringati hati santri, sebagai santri harus berperinsip, jangan pernah berhenti belajar, harus kritis dan berani, tidak minderan juga jangan sampai lupa dengan guru-gurunya”, sambungnya.

Di tempat terpisah, Kepala Staf Kodim 0702/Purbalingga Mayor Inf Saeroji menjelaskan bahwa penetapan hari santri nasional tak lepas dari perjalanan sejarah bangsa ini. Kontribusi para santri untuk memperjuangkan kemerdekaan tidaklah sedikit. Maka wajar jika negara memberikan penghargaan kepada para santri yang turut memerdekaan bangsa Indonesia. “Bagaimanapun Hari Santri, yang penting adalah esensinya, dan diharapkan agar santri kedepan mempunyai peran aktif dalam pembangunan negara,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *