Dra. Maria Ana, MM Terpilih Sebagai Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Perlindungan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kabupaten Lampung Selatan

LAMPUNG SELATAN – Forum Partisipasi Publik untuk Perlindungan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) resmi terbentuk dengan ketua terpilih adalah Dra. Maria Ana,MM.

Kabupaten Lamsel merupakan Kabupaten/Kota yg pertama di Provinsi Lampung yang membentuk pengurus Forum PUSPA. Terbentuknya Forum Puspa Lamsel didahului dengan pelatihan dan diskusi yang diselenggarakan di Negeri Baru Resort (NBR) Desa Agom, Kecamatan Kalianda, Kamis (8/11/2018)

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung, Dra. Dewi Budi Utami, dalam sambutannya mengatakan, pembentukan Forum PUSPA Lamsel akan dijadikan sebagai Pilot Project untuk pembentukan Forum yang sama di Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Lampung dikarenakan Kabupaten Lampung Selatan merupakan Kabupaten/Kota pertama yang membentuk PUSPA di Provinsi Lampung.

“Dengan terbentuknya Forum PUSPA ini, kami berharap sekali, yang terpilih sebagai pengurus benar-benar berperan membantu kami terutama dalam mengatasi permasalahan kekerasan pada perempuan dan anak yang ada di Kabupaten Lamsel,”ujarnya.

Dengan terbentuknya PUSPA tersebut diharapkan adanya sinergi antara Pemerintah dengan masyarakat dalam menjangkau dan melindungi perempuan dan anak di lingkungan dan wilayah masing masing.

“Jadi tidak kami saja yang bergerak, tapi juga masyarakatnya. Dalam PUSPA ini kan kita lihat anggotanya ada Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Keagamaan, Lembaga Profesi Dunia Usaha dan Media. Jadi diperlukan sinergi partisipasi masyarakat,”tambahnya.

Sekretaris Dinas PPPA Lamsel Wahyuningsih, mewakili Kadis PPPA Lamsel, Rini Ariasih mengatakan, dengan dibentuknya Forum Puspa di Kabupaten Lamsel secara garis besarnya bertujuan memperkenalkan Program Three Ends (Tiga Akhiri) yakni Akhiri kekerasan pada perempuan dan Anak, akhiri perdagangan manusia (Trafficking) dan akhiri ketidakadilan akses ekonomi untuk perempuan.

“Mari kita sama-sama bekerjasama, agar bisa menciptakan masyarakat Kabupaten Lamsel yang aman sejahtera, tentunya terbebas dari kekerasan dan menjadi masyarakat yang mandiri menuju Indonesia hebat,”ujar Wahyuningsih.

Pembentukan Forum PUSPA Kabupaten Lamsel itu dihadiri juga oleh Ketua Forum Puspa Lampung, Dr. Arie Darmastuti, Kabid Data Dinas PPPA Provinsi Lampung, Hermansyah Soleh selaku pemateri serta perwakilan Lembaga Masyarakat yang terdiri dari IBI Lamsel, Muslimat NU, Salimah, Aisyiah, Akademisi STIH dan STIE Muhamadiyah Kalianda, Advokat, Organisasi NGO Lamsel dan perwakilan dari Media. (DT)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *