Petani Padi Di Tubaba Mulai Tebar Benih

TULANG BAWANG BARAT,MEDIANUSANTARANEWS.COM – Musim hujan membawa berkah bagi para petani, pasalnya areal persawahan yang tadinya tandus alias kering kerontang, kini setelah diguyur hujan beberapa hari, kawasan persawahan tidak lama lagi lagi akan dialiri air irigasi. Dengan air irigasi bendungan Way Rarem lahan mereka sudah bisa dilakukan untuk bercocok tanam. Seperti yang dilakukan oleh salah satu petani padi Kasiran Riyadi, warga kelurahan Dayamurni kecamatan Tumijajar, Sabtu(17/11/2018).
Menurut Kasiran beragam varietas padi yang mereka tanam mulai ditebar antara lain benih Hibrida mapan, Sembada, Ciherang, Pandan wangi, beras merah, dan jenis lainnya. Menurutnya, varietas ini sangat cocok di lahan yang cukup subur terlebih di areal BDM memiliki saluran irigasi yang baik.
“Saat ini kami menebar benih dan sebelum penanaman padi, kita lakukan persiapan pengolahan lahan agar kualitas padi nantinya dapat tumbuh bagus. Selain itu, persiapan lahan dalam pengolahan lahan juga harus dilakukan agar kualitas padi dapat tumbuh bagus,” ungkapnya.
Pada musim tanam padi (MT) rendeng tahun 2018 yang mulai berlangsung pada bulan November-Desember 2018 ini, para petani telah berkemas menggarap lahan mereka.
“Kami optimis di musim hujan ini tanaman kami akan tumbuh subur karena tanaman padi sawah sangat ketergantungan dengan ketersediaan air. Dan jika airnya stabil meski tidak terendam air secara terus-menerus nantinya akan mendapatkan hasil tanaman yang bagus dan berisi,”ungkap alumni SLPHT ini.
Diketahui wilayah kecamatan tumijajar merupakan penghasil padi terbesar di kabupaten setempat. Maka para petani akan terus berupaya mempertahankan swasembada beras dengan menanam padi varietas unggul(GS).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *