Jalan Darat Berlumpur, Jalan Air Diancam Buaya

Banyuasin,medianusantaranews.com- Warga petani perkebunan kelapa sawit dari Desa Sumber Teluk Betung dan sekitarnya dalam Kecamatan Pulau Rimau Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan kembali risau, Pasalnya, produksi pertanianya tidak dapat menghasilkan yang maksimal, karena diangkut melalui Jalan Darat tergenang dan berlumpur, sementara melalui lintas perairan takut diancam buaya, ucap Ismiyanto (40) kepada wartawan media ini (05/12/2018).

Ismiyanto menambahkan, jalan diwilayah Kecamatan Pulau Rimau tidak musim hujan saja sudah rusak, ditambah datang musim hujan begini, maka bagi petani benar-benar dibuatnya sengsara. Karena itu paktanya, berimbas pada penghasilan bagi petani terus merosot.

Untuk saat sekarang harga sawit sangat murah sampai dibawah Rp 500, maka kehidupan ekonomi masyarakat kian memprihatinkan saja. Dengan terkumpulnya ruas jalan darat itu jelas kendaraan angkutan buah sawit dan produksi pertanian lainya jadi terhambat.

Bukan hanya itu kata Ismiyanto, sekarang ini bukan bagi petani saja yang resah, tetapi warga yang kehidupan ekonominya dari nelayan pun dibuat resah. Dengan alasan, selain debit air yang tinggi, banyak juga muncul binatang melata jenis Buaya, bahkan sampai di dekat permukiman warga yang yang ada di bantaran sungai.

Kepada Wakil Rakyat dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin, khususnya dari Kecamatan Pulau Rimau supaya membantu masyarakat untuk mencarikan solusi agar produksi petani bisa mencapai harga yang standar dan setiap ruas jalan yang rusak supaya dilakukan perbaikan, tutupnya.(zulkarnain)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *