KDRT, SANTO PANDAN TANAH ABANG PALI DITANGKAP

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianusantaranews.com

Akibat melakukan perbuatan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Santo Bin Mustar (25th) warga Dusun III Desa pandan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ditangkap jajaran Polsek Tanah Abang Polres Muara Enim, Selasa (04/12/2018).

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Tanah Abang mengungkapkan bahwa penangkapan pelaku Santo Bin Mustar setelah Polsek Tanah Abang menerima laporan korban Yewin Binti Admadi (25th) Warga Desa Pandan Kecamatan Tanan Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI) atas tuduhan melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Lanjut Kapolsek pristiwa KDRT tersebut terjadi pada hari Minggu tanggal (11/11/2018) sekira pukul 15.30 Wib yang lalu. Yang mana dengan cara pelaku  (Anto) mendatangi kontrakan korban (Yewin) di Dusun I Desa Tanah Abang Barat Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI).
Belakangan diketahui kalau pelaku dengan korban ini adalah pasangan suami istri yang sudah tidak serumah (pisah ranjang) selama 3 bulan.

” Di TKP pelaku menanyakan anak nya yang masih kecil, setelah itu pelaku menuduh korban telah berselingkuh dengan lelaki lain kemudian pelaku menarik rambut korban dan mencakar leher serta menampar wajah korban. Karena tidak tahan atas perbuatan pelaku, korban menjerit meminta pertolongan, kemudian banyak tetangga yang datang ke kontrakaan korban, setelah banyak warga yang datang  pelaku pun pergi meninggal kan korban. Merasa tak terima, korbanpun melaporkannya ke Polsek Tanah Abang” Terang Kapolsek.

Atas dasar laporan korban, polsek Tanah Abang mendapat informasi warga bahwa pelaku KDRT atas nama Santo Bin Mustar sedang berada di rumah orang tua nya di Desa Pandan Ilir Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI.

Mendapatkan info tersebut Kapolsek Tanah abang  AKP SOPYAN ARDENI, SH Memerintahkan kanit reskrim dan anggota untuk melakukan penangkapan , dan pada saat di lakukan penangkapan pelaku tidak melakukn perlawanan kemudian pelaku di amankan ke polsek Tanah Abang untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

” Pelaku bisa terancam UU RI Pasal 44 NO 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT). Tutup AKP Sopyan Ardeni, SH. (Ab)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *