Miskomunikasi Yang menimpa Pengelola BUMT dengan Kepalo Tiyuh Kartasari Telah Berakhir

Tulang Bawang Barat,Medianusantaranews.com-‘Kisruh antara pengurus Badan Usaha Milik Tyuh/ (BUMT) Karta Sari, dengan Kepalo Tiyuh setempat nampaknya sudah mencair. Terbukti bendahara BUMT Dina sudah meminta maaf kepada Kepalo Tiyuh Kartasari Turunan Mega dan Minak Saleh sapaan akrab Turunan Mega juga telah memaafkan, Jum’at(07/12/2018).

“Kita sudah lakukan klarifikasi dan komunikasi kepada kepalo dan selama ini hanya terjadi miscommunikasi aja antara pengurus BUMT dengan Kepalo Tiyuh selaku Kuasa Pengguna Anggaran(KPA) dana desa(DD),”ungkap Dina.

Dirinya juga menuturkan secepatnya akan melaporkan secara tertulis perkembangan BUMT Kartasari kepada pihak tiyuh.”Secepatnya akan kami laporkan perkembangan BUMT Kartasari kepada kepalo tiyuh karena itu merupakan kewajiban pengelola BUMT melaporkan semua kegiatan BUMT,”ungkapnya.

Sementara itu kepalo tiyuh Kartasari Turunan Mega, saat ditemui dikediamannya membenarkan konflik antara pengelola BUMT dengan pihak tiyuh sudah menjalin komunikasi yang baik, dirinya pun mengakui telah memaafkan pengelola BUMT.”Benar terkait kesalahpahaman antara pengelola BUMT dengan pihak tiyuh dilakukan rekonsiliasi dan sudah membaik.Yang bersangkutan sudah minta maaf dan sudah saya maafkan,”ungkapnyahingga.

Dirinya menegaskan permasalahan ini akan segera diluruskan dengan cara rembug tiyuh.”Permasalahan miskomunikasi ini akan kami selesaikan dengan cara duduk bersama agar permasalahan yang terjadi selama ini clear,”ungkap Minak Saleh.

Dirinya juga meminta kepada semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan dana desa(DD) maupun alokasi dana desa (ADD) harus transparan.”Kami selalu kuasa pengguna anggaran(KPA) baik DD maupun ADA meminta kepada pengeloka kegiatan yang bersumber dari dana desa untuk hati hati, jangan sampai terjerat hukum,”pintanya.

Selalu kepalo tiyuh dirinya tidak ingin terjadi pelanggara dalam pengelolaan dana desa.”Yang sudah terjadi anggap saja suatu pembelajaran bagi kita agar kita selalu komunikasi,dan kedepan mari kita jalin komunikasi yang lebih baik lagi agar tidak terjadi miskommunikasi lagi,”ungkapnya.(GS)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *