Tak Punya BPJS Keluarga Pasien RSUD Banyuasin Klimpungan

BANYUASIN,medianusantaranews.com- Diduga kurang memiliki dana yang cukup dan tidak memiliki BPJS, keluarga pasien yang sudah dirawat ruang ICU RSUD Banyuasin terlihat Klimpungan. Junadi yang merupakan pasien RSUD Banyuasin tercatat sebagai warga Dusun 4 Desa Paldas Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, terbilang kurang beruntung sebagai pasien akibat dari luka bacok di bagian kepala sebelah kiri dalam kondisi setengah sadar, masih berada diruang ICU Rumah Sakit Umum Banyuasin.

Korban sudah dua hari berada Di RSUD Banyuasin yang seharusnya sudah dirujuk kerumah sakit Palembang untuk mendapat perawatan intensif namun sayang karena keadaan ekonomi korban tidak masuk dalam program BPJS sementara program Jamsoskes Sumsel Semesta sudah di hapuskan per 1 Januari 2019

Kami warga kurang mampu pak jadi tidak masuk program BPJS pak jelas Yanto (37) saudara koban ketika dibincangi Rabu (2/1/19) kemarin.

Kata Yanto, keterangan kurang mampu sudah diurus dari kades peldas untuk pembuatan BPJS, kahwatirnya melihat kondisinya, tadi ketika diajak komunikasi tidak merespon, mungkin karena menahan rasa sakit luka yang ada di kepalanya, yang kami takutkan jika lambat mendapat perawatan serius akan membahayakan nyawanya.

Untuk itu kami hanya dapat berharap Pemerintah Banyuasin bisa memberi kemudahan bagi kami warga kurang mampu, kabarnya yang kami dapat jika buat BPJS baru akan berlaku 14 hari setelah proses pendaftaran, dengan kondisi luka yang diderita saudara saya rasanya terlalu lama baru mendapat penanganan serius keluhnya dengan mata berkaca-kaca – kaca.

Sementara kepada wartawan Wakil Bupati Banyuasin H. Slamet Somosentono melalui pesan WhatAppnya dikatakan, sudah mengkonfirmasi Direktur RSUD Banyuasin bahwa korban sudah mendapat penanganan pihak rumah sakit.

” Saya baru menanyakan kep.Bu Dr. Emi (Direktur RSUD Banyuasin) menurutnya sudah ditangani sudah diinfus namun ybs tidak mau sekarang sudah di ruang ICU , kel sudah pada datang dan sudah di laporkan ke Dinsos untuk proses pembuatan BPJS”, ini penjelasan Wabup.(wal)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *