KOPI BUBUK MERK PUTERA LIWA , DIPASARKAN HINGGA JAKARTA DAN BOGOR

Medianusantaranews.com,
Liwa, Medianusantara——-Bagi pecinta kopi khususnya kopi Robusta pasti sudah tahu tentang cita rasa dan aroma khas kopi ini. Justru karena aroma dan cita rasanya yang khas menjadikan kopi Lampung khususnya kopi dari Lampung Barat sebagai kopi yang banyak diminati orang.

Salah satu kopi bubuk yang belum lama ini diperkenalkan ke publik adalah kopi bubuk merek Putera Liwa. Meskipun masih tergolong baru, tetapi konsumennya telah merambah dan dipasarkan hingga Jakarta, Bogor, Banten dan di wilayah Sumatera Bagian Selatan. Sedangkan Kabupaten-Kota di Provinsi Lampung hampir semua sudah memiliki peminat setia.

Menurut produsen kopi Cap atau merek Putera Liwa, Yudi (30) ketika ditemui di kediamannya di Pekon Padang Cahya, Liwa Lampung Barat, Selasa (8/1) menjelaskan, sebenarnya usaha produksi kopi bubuk ini merupakan warisan sejak puluhan tahun lalu yang dikelola secara tradisional oleh kakek dan neneknya namun area pemasarannya masih terbatas dan bersifat lokal. Sedangkan label atau merk Putera Liwa ini baru diperkenalkan tahun 2018 lalu dan pemasarannya telah merambah hingga ke berbagai provinsi meskipun sistem pemasarannya masih terbatas dengan menggunakan berbagai media online seperti seperti Facebook, Twitter, Instagram dan WhatsApp.
Yudi mengakui pihaknya termotivasi untuk memproduksi kopi bubuk ini karena melihat Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus yang begitu serius untuk memperkenalkan kopi Lampung Barat hingga ke manca negara dan menjadikan Lampung Barat sebagai lumbung kopi nasional. “Bahkan kami sudah mendengar, sebagai sentra kopi nasional pak Bupati sudah siap membangun kampus yang akan fokus pada pendidikan khusus tentang perkopian mulai dari hulu hingga ke hilir,” katanya.

Sebagai masyarakat tambahnya, tentu tujuan pokok memproduksi kopi Liwa ini adalah mendukung program pemerintah daerah untuk memperkenalkan keunggulan kopi Lampung Barat yang diwarisi secara turun temurun kepada para pecinta dan para penggemar kopi. Di samping itu tentunya kegiatan ini akan membuka peluang usaha dan membuka peluang kerja bagi masyarakat. Sehingga value addied atau nilai tambah dari produksi kopi bisa dinikmati masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraaan rakyat khususnya petani kopi.
Sistem pengolahan Kopi Liwa ini melalui cara semi manual karena diolah dengan mesin penggiling modern tetapi proses pemilihan dan pencucian serta penyangraian dengan cara manual. Proses penentuan biji kopi terangnya, tentu dari biji kopi pilihan yang bermutu, lalu dilakukan pembersihan dan pencucian serta penyangraian dengan kayu bakar.

Setelah itu proses penggilingan dengan mesin modern dan terakhir dikemas dengan bungkus yang kedap udara. “Pekerjaan ini dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga di daerah seputaran produksi. Kami menjamin Kopi Liwa ini 100% murni kopi robusta terbaik tanpa campuran bahan-bahan lain,” ujarnya.

Disela-sela menikmati suguhan secangkir kopi panas ditengah cuaca mendungnya Kota Liwa, Yudi selaku pengusaha muda yang kreatif, memberi tips cara menyeduh kopi agar rasanya mantap. “ukuran harus dibuat satu-satu, artinya satu sendok kopi dicampur dengan satu sendok gula, dan airnya harus betul-betul mendidih. Bisa juga dicampur bahan lain seperti creamer ataupun susu sesuai selera namun gulanya jangan terlampau banyak,” tutupnya. Sementara itu, pihaknya membuka peluang kerja sama untuk outlet atau untuk konsumen ritel dengan cara dipesan terlebih dahulu melalui wa 0853 7970 1976 dan telepon 082 7913 3220.(Edwin Hsm)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *