TERJADI DI PRABUMULIH,  INGIN JADI PNS, IBU INI RATUSAN JUTA RAIB

Prabumulih
medianusantaranews.com

Menjadi seorang PNS bagi seorang TKS atau honorer yang bekerja di kantor Pemerintah bukanlah hal yang mudah. Maka itu bila ada tawaran jadi PNS dari oknum oknum, banyak yang berminat walaupun harus merogoh kocek ratusan juta rupiah.

Contohnya, Hendraina (43th), honorer K2 di Pemkot Prabumulih9 ini harus kehilangan Uang Ratusan Juta Rupiah akibat tertipu ingin jadi PNS di Pemkot Prabumulih Sumatera Selatan, namun nyatanya tak kunjung diangkat jadi PNS walaupun sudah mengeluarkan Uang hingga Rp 145 Juta Rupiah.

Pelaku penipuannya adalah James (39th), Warga RT 02, RW 3, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih Sumatera Selatan yang saat ini sudah berhasil diamankan Satuan Reskim Polres Prabumulih.

Kapolres Kota Prabumulih, AKBP Tito Hutauruk Travolta, SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman mengungkapkan bahwa pelaku James memang sudah menjadi buronan Polres Prabumulih sejak 4 tahun lalu, dan baru tertangkap.

”  Pelaku ini melakukan penipuan dengan modus bisa mengangkat Honorer K2 menjadi PNS, Ya, korbannya tertipu uang Rp 145 juta. Saat ini baru satu korban yang melapor,  Pelaku melakukan dengan membuat surat perjanjian diatas materai dengan korban untuk mengurus pengangkatan PNS, sehingga setelah uang yang transfer dibawa ke Jakarta,” ujar Kasat Reskrim, Jumat (25/01/2019).

Lanjut Kasat lagi, pelaku James dilaporkan ke Polres Prabumulih pada 16 November 2018 lalu, korban berapa kali mentransfer uang ke James melalui bank BRI dan BCA diantaranya; sebesar Rp 5 juta, Rp 30 juta, lalu Rp 45 juta dan Rp 45 juta. Uang itu oleh James katanya ditransfer kembali ke orang, Namun saat diperiksa itu hanya modus saja,” terang Kasat Reskrim.

Terkait kasus penipuan tersebut,James terancam pasal 378 KUHAP Tentang penipuan dengan ancaman penjara selama 4 tahun ,” ungkap Kasat Reskrim .Tutup Kasat Reskrim (Ab/IWO)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *