DUGAAN ” KORUPSI ” DANA BSM, OKNUM KEPSEK SDN 14 PENUKAL DILAPORKAN KE POLRES

Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI) medianusantaranews.com

Dibanyak sisi, Pemkab PALI dibawah kepemimpinan Ir H Heri Amalindo MM dengan segala upaya, terus gencar dengan berbagai macam program untuk memajukan sistem Pendidikan di Kabupaten PALI. Namun disisi lain masih saja ada oknum oknum Kepala Sekolah di Kabupaten PALI yang terkesan kurang mendukung, bahkan mala seperti memberikan setetes noda di atas tilam Dinas Pendidikan Kabupaten PALI.

Kenapa dikatakan demikian. Alasannya, Sementara Pemkab PALI terus berupaya dengan berbagai programnya untuk meringankan beban biaya pelajar, agar pelajar bisa terus bersekolah. Namun miris dugaan apa yang dilakukan oknum Kepala Sekolah ini. Dianya mala menikmati apa yang bukan haknya. Oknum Kepala Sekolah ini bukan mala mau membantu murid muridnya meringankan beban biaya yang mereka tanggung, namun mala apa yang menjadi hak murid murid mala diduga dikorupsikannya.

Sebelumnya perna diberitakan. Diduga oknum Kepala Sekolah SDN 14 Penukal Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan diduga sudah meng ” Korupsi ” kan Dana Bantuan Siswa Miskin ( BSM) Tahun 2018.

Dari keterangan wali murid kepada portal ini, ada sebanyak 29 murid SDN 14 Penukal yang seharusnya menerima dana BSM, namun hingga tahun 2019 dana tersebut tidak perna diterima oleh murid SDN 14 Penukal yang berhak menerimanya. Kami duga dana BSM sekitar Rp. 26.500.000,-
sudah dikorupsikan oknum Kepala Sekolah SDN 14 Penukal. Ungkap Rusdi, salah seorang perwakilan wali murid SDN 14 Penukal sewaktu dditemui di Polres Muara Enim, Senin (04/02/2019).

” Kami tidak menerima prilaku oknum Kepala Sekolah tersebut, makanya hari ini kami melaporkan kasus ini ke Polres Muara Enim, untuk diusut sesuai hukum yang berlaku, diduga ada sebanyak  29 murid SDN 14 Penukal yang haknya dirampas ” Terang Rusdi lagi, sambil menunjukan berkas pengaduannya.

Rusdi juga menceritakan, kalau mereka sudah menelusuri kepastian dana BSM tersebut. Mereka sudah ke bank untuk menanyakan dana BSM tersebut sudah cair atau belum. Nyatanya pihak bank sudah memastikan kalau dana BSM SDN 14 Penukal sudah dicairkan pada tahun 2018 lalu.

Masih kata Rusdi, mereka juga sudah menanyakan ke sekolah sekolah SD lain yang menerima BSM, jawabnya kalau dana BSM di SD yang lain sudah cair dan sudah diserahkan kepada murid murid yang berhak menerimanya pada tahun 2018 lalu.

” Tapi untuk dana BSM SDN 14 Penukal tahun 2018, sampai sekarang sudah tahun 2019 belum juga diterima murid murid, nah ada apa ” Kata Rusdi menanyakan.

” Hari ini secara resmi, kami wali murid SDN 14 Penukal Kabupaten PALI – Sumatera Selatan melaporkan kasus ini ke Polres Muara Enim, untuk diusut tuntas ” Pungkasnya.

Sementara itu terkait dugaan kasus yang sudah dilaporkan wali murid ini, Abas dari LSM P3SS waktu dimintai tanggapannya meminta kepada Polres Muara Enim untuk mengusut kasus ini secara serius.

” Wali murid SDN 14 Penukal sudah menyampaikan laporannya atau pengaduannya ke Polres Muara Enim, kami harapkan kasus ini dapat diusut serius sehingga terang benderang, dan kalau memang terbukti minta ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku” Harap Abas

Abas juga menambahkan, kalau memang terbukti oknum Kepsek SDN 14 Penukal sudah korupsi dana BSM tahun 2018, dia juga meminta Polres Muara Enim untuk juga mengusut dana dana yang lain, yang diterima SDN 14 Penukal, karena disinyalir kalau dana BSM saja dikorupsikannya, apalagi dana dana yang lain.

” Dana BSM itukan untuk murid miskin, nah kalau dana untuk murid miskin saja dikorupsikan, bagaimana dengan dana dana yang lain, diduga lebih lagi ” Ujarnya.

” Prilaku oknum Kepala Sekolah SDN 14 Penukal ini dianggap sudah sangat meresahkan para wali murid SDN 14 Penukal. Sudah mencoreng nama baik pendidikan Kabupaten PALI, artinya kaitannya dengan kasus ini,  kalau terbukti, selain oknum ini diproses secara hukum, oknum ini perlu dicopot oleh Bupati Kabupaten PALI Ir H Heri Amalindo MM dan Dinas Pendidikan Kabupaten PALI ” Pungkasnya.

Laporan : Engghie BN
Editor  : Aben CN




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *