Lagi, H-2 Debat Cawapres, CeDPPIS Serukan Rakyat Proaktif Cek Fakta

Medianusantaranews.com,BANDARLAMPUNG –Lagi, H-2 jelang Debat Calon Presiden Pemilu 2019 sesi tiga, Minggu (17/3/2019) lusa, kembali Ketua Badan Pekerja Centre for Democracy and Participative Policy Initiatives Studies (CeDPPIS) Muzzamil mengajak dan menyerukan kepada seluruh rakyat Lampung dan Indonesia untuk proaktif melakukan cek fakta.

Cek fakta (fact check), demikian sebut Muzzamil dari Bandarlampung, kini kian populer jadi bagian baru metodologi rasional-ilmiah dan terukur bagi proses kreatif kanalisasi misinformasi dan disinformasi terkait sajian data, basis data, info, dan atau informasi terkait suatu peristiwa, dalam waktu seketika, baik usai peristiwa (post-factum) maupun saat peristiwa berlangsung (on the spot).

“Cek fakta, menghindari hoaks dan disinformasi, mencerdaskan milenial dan pemilih pemula, memuliakan media tepercaya, mempertajam konten isu arus utama perbincangan publik, dan membunuh penyesatan atau pemenggalan data,” kata Muzzamil, dalam keterangan pers, Jum’at (15/3/2019).

Menurut dia, amat penting bagi rakyat terus membiasakan diri membangun tradisi demokrasi modern, salah satu dengan melakukan political tracing, mengulik dan menguliti rekam jejak termasuk jejak digital paslon 01 dan 02. Termasuk caleg DPR, DPD, DPRD.

“Jangan sampai ada keterputusan mata rantai informasi antara 5 sesi debat Pilpres 2019 dengan sajian serupa 5 tahun lalu. Sebab sekali lagi, debat satu metode kampanye agar pemilih beroleh jawaban demi jawaban atas segudang daftar pertanyaannya terkait program kampanye capres langsung dari sumber pertama,” ujar mantan aktivis 1998 ini lugas.

“Rakyat pantang kalah, harus jadi panelis juga, kritis depan layar televisi.”

Diketahui, debat ketiga berbahasa Indonesia pukul 20.00 WIB di Hotel Sultan, Jakarta, bertema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya, dipandu duet presenter CNNIndonesia TV, Alfito Deannova Ginting dan Putri Ayuningtyas selaku moderator, Minggu nanti, akan diikuti kedua cawapres, KH Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno.

Terbagi 6 segmen, penyampaian visi-misi (1), pertanyaan panelis (2 dan 3), saling bertanya antar cawapres (4 dan 5), penutup (6), KPU merilis beberapa perubahan fundamental format debat.
Yakni, cawapres mendapat pertanyaan yang sama dari panelis (segmen 2 dan 3), peniadaan pertanyaan format video, perpanjangan durasi jadi 4 menit saat segmen penutup, dan dibentuknya Komite Damai (1 orang dari KPU dan Bawaslu, 2 orang dari TKN Jokowi-Ma’ruf Amin dan BPN Prabowo-Sandi).

Beberapa organ relawan pemenangan paslon capres-cawapres di Lampung, terkonfirmasi akan kembali menggelar nonton bareng (nobar) debat. [red/mzl]




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *