Diduga Maih Minim Sosialisasi, Pileg 2019 Kurang Diminati Pemilih

Banyuasin,medianusantaranews.com Dalam pemilu Legislatif 2019 bakal diprediksi hasilnya tidak maksimal, bahkan tidak kurang diminati oleh calon pemilih, hal itu diduga sangat minim sosialisasi dari para calon legislatif.

Untoro bukan nama aslinya calon pemilih asal Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kabupaten Banyuasin mengaku sudah 3 kali ikut memilih calon legislatif, tapi yang pada pileg 2019 inilah yang memingngungkan.

Selain, secara serentak pemilih bakal dihadapi dengan kartu suara yang banyak, ada yang pakai gambar ada yang hanya nomor dan tulisan, maka saya yang sudah berulangi kali ikut pemilu untuk saat ini jadi bingung, terangnya saat berbincang dengan wartawan media ini beberapa saat yang lalu.

Caleg nomor 1 yang diusung parpol PBB dari Dapil 2 Kabupaten Banyuasin, Novian Madian Charles menyikapi minimnya Sosialisasi kepada calon pemilihnya dikatakan bahwa masalah itu bukan hanya mengandalkan kepada tim pemenenanganya saja, bahkan dirinya langsung melakukan itu. Saya sadar seperti namanya sendiri ada yang kenal dengan Novian, ada yang menyapa Madian ada juga cuma Charles saja, padahal nama lengkap saya Novian Madian Charles dan masalah ini kepada semua tim sudah diberitau semua dan mereka juga sudah bekerja keras bersosialisasi dan sudah kami siapkan semua alat peraganya bentuk dan warna kartu suara baik cara memilih dan mencoblos nama dirinya.

Hal yang sama juga dijelaskan Heriyanto Caleg nomor 8 yang diusung oleh Parpol Demokrat untuk Dapil 2 Kabupaten Banyuasin, membenarkan masih banyak Masyarakat kita dalam Pileg yang masih bingung mencari nama caleg yang didukungnya. Untuk itu kata Heriyanto, pihaknya bersama caleg satu partai pengusung sepakat turun kelapangan untuk memsosialisasikan baik dalam pengenalan nama aslinya juga cara membuka kemudian mencoblos serta melipatnya kembali kartu suara itu.

Menuritnya dalam mensosialisasikan dirinya sudah lama dilakukan, karena dari pengalaman pada pencalegkan pada tahun sebelumnya. Memang beda pemilu tahun 2019 ini dengan yang sebelumnya, sekarang pemilih dihadapi kartu suara 5 lembar, sedangkan yang ada gambar hanya calon DPR RI dan Pasangan calon presiden saja, sementara untuk caleg baik Kabupaten/provinsi maupun pusat hanya nomor dan namanya saja.

Terpisah, Ketua KPU Banyuasin Agus supriyanto, terkait masalah minim sosialisasi itu kalau bagi KPU tidak ada, sebab kami kerjakan sudah sesuai dengan aturan yang ada di KPU dan masalah sosialisasi kita sudak laksanakan sesuai kegiatan yang terjadwal dan sudah selesai bagi KPU dan masalah itu kembali kepada para caleg masing-masing.

KPU dalam mensosialisasikan itu lanjut Agus, baik untuk Capres, DPD RI, DPR RI dan DPRD Kabupaten Banyuasin pun tidak menampakan Gambar calon serta tidak menyebut nama calon dan kegiatanya sudah selesai, tegasnya.(waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *