Caleg Dari Dapil 2 Labrak Gedung KPUD Banyuasin

Banyuasin,medianusantaranew.com, Para Calon Legislatif (Caleg) DPRD Banyuasin dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 yang meluputi Kecamatan Betung, Suak Tapeh, Pulau Rimau dan Tungkal Ilir labrak Kantor KPUD Banyuasin setelah melapor ke Kantor Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) atas dugaan kecurangan yang dilakukan oleh penyelenggara karena nama dirinya tidak muncul dalam surat suara.

Adapun Caleg yang mendatangi Gedung KPUD Banyuasin Caleg dari PDIP Jupriyadi, Caleg dari Partai Golkar Dewi, Fahmiwati dan Suharto, dari PKB Periadi dan Yeni dari parpol Gerindra serta H Ali Mahudi didamping Heriyanto dari Demokrat. Mereka menuntut agar diadakannya pemilihan ulang.

” Kejadian itu menuntut KPU harus bertanggungjawab, kami datang kekantor KPUD ini agar diadakan pemilihan ulang, kami tidak menerima kelalaian yang di lakukan pihak KPU Kabupaten Banyuasin alasan kesalahan cetak surat suara tersebut.” ucap Jupriyadi Caleg yang diusung oleh PDIP yang didampingi para Caleg dari Dapil 2 lainnya.

H. Ali Mahmudi terus mendesak pihak KPUD Banyuasin segera dilakukan PSU secepatnya, sebab tidak sedikit biaya yang dikeluarkan, maka selain secepatnya dilakukan PSU juga menuntut segala biaya kerugian biaya ditanggung sepenuhnya oleh KPU, tegasnya.

Terpiah, Ketua KPU Kabupaten Banyuasin Agus Supriyanto saat dikonfirmasi diruang kerjanya menjelaskan dari kesalahan nama Caleg Dapil 2 itu akan dilakukan PSU dan pelaksanaanya secepatnya 10 hari kemudian.

Msih kata Agus, karena menyangkut biaya yang tidak sedikit dan PSU dilaksanakan khusus untuk Caleg Dapil 2 Kabupaten saja dan malam ini dilakukan pleno sekaligus minta pentujuk baik dari KPU Provinsi Sumatera Selatan maupun KPU Pusat, tutupnya.(waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *