PT MHP DIMINTA SERIUS MEMPERBAIKI SARANA JALAN YANG RUSAK

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),
medianusantaranews.com–Sudah diketahui kalau Perusahaan kayu kertas PT Musi Hutan Persada (MHP) dalam melaksanakan mobilisasi kayu kertasnya menuju pabrik kertas PT Tanjung Enim Lestari (TEL) banyak menggunakan jalan umum masyarakat. Dan yang paling parah dari aktivitas mobilisasi PT MHP ini adalah sarana jalan yang di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan.

Bagaimana tidak !. Karena Pemkab PALI sudah mengeluarkan dana puluhan Miliar untuk memperbaiki dan meningkatkan sarana jalan dari Desa Simpang Raja, Desa Sinar Dewa dan Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi. Tapi perusahaan kayu kertas PT MHP terkesan asik asik saja memobilisasi kayu kertasnya memakai kenderaan melampaui MST menggunakan sarana jalan yang sudah dibangun Pemkab PALI. Akibatnya takayal lagi sarana jalan yang baru dibangun dan sudah mulus tersebut kembali hancur lebur.

Hal ini dianggap sangat meresahkan masyarakat setempat. Dan akhirnya perusahaan kayu kertas ini menuai protes warga PALI untuk memperbaiki kembali sarana jalan yang sudah babak belur tersebut.

Mendapat protes warga akhirnya PT MHP bersedia memperbaiki sarana jalan tersebut. Perusahaan ini mulaibmengkebut perbaikan sarana jalan ini. Namun sayangnya perbaikan jalan oleh PT MHP dianggap terkesan asal asalan dan kembali dikeluhkan warga.

Keluhan warga PALI ini sampai ke gedung DPRD Kabupaten PALI. Dan akhirnya DPRD Kabupaten PALI pun mulai menyorot kinerja perbaikan jalan oleh PT MHP

Bukan cuma itu, DPRD mulai menanggapi aspiras ini, yang akhirnya dilakukan peninjauan langsung ke lokasi  oleh DPRD Kabupaten PALI, untuk memastikan kelaikan pekerjaan jalan oleh PT MHP, Senin (20/05/2019).

Setelah tiba dilokasi, Ketua DPRD Kabupaten PALI H Sumarjono melihat pekerjaan perbaikan jalan oleh PT MHP, dia sangat menyayangkan karena hasilnya sangat tidak sesuai harapan masyarakat.

” Seharusnya dalam memperbaiki sarana jalan ini, pihak PT MHP didampingi oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU), agar perbaikan jalan oleh PT MHP tidak terkesan asal asalan. Karena memang benar banyak keluhan masyarakat bahwa perbaikan sarana jalan oleh PT MHP mala menjadikan sarana jalan tambah hancur lebur  ” Tutur Sumarjono. 

Kepada PT MHP, DPRD Kabupaten PALI juga menekankan agar PT MHP dapat serius melakukan perbaikan jalan dan dapat disesuaikan dengan bobot angkutan logging 

” Kami banyak menerima keluhan warga yang biasa menggunakan sarana jalan ini, sementara sepertinya perbaikan jalan oleh pihak perusahaan PT MHP terkesan lambat serta pelaksanaan tekhnisnya dianggap salah ” Ucap Sumarjono 

Terkait permasalahan ini, Kata Sumarjono lagi, dalam waktu dekat akan memanggil pihak PT MHP dan Dinas PU.

” Kami akan panggil pihak pelaksana PT MHP dan Dinas PU, kami ingin memastikan bahwa pekerjaan perbaikan jalan yang sudah dibangun pemkab PALI, yang saat ini sudah rusak kembali memang karena aktivitas mobilisasi kenderaan logging PT MHP. Kita ingin ini dapat dilaksanakan sesuai ketentuan sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat ” Tegas Sumarjono.

Sementara itu, salah seorang warga yang bernama Jhon (35th), yang sering berlalu lalang dijalan tersebut meminta kepada PT MHP dapat meninjau dan mengevaluasi kembali proses perbaikan sarana jalan tersebut. 

Dikeluhkannya, bahwa selama ini sangat sering terjadi kemacetan dijalan ini disebabkan adanya armada logging kenderaan besar yang terjebak dilobang. Hal itu sangat menghambat aktivitas warga. Juga kata dia, akibat aktivitas kenderaan logging tersebut menimbulkan polusi debu yang sangat luar biasa, berdampak bagi kesehatan warga. Olehnya dirinya berharap agar pihak PT MHP dapat melakukan penyiraman jalan dari Desa Simpang Raja ke Simpang dimana kenderaan logging tersebut keluar masuk.

” Seperti saat ini, alat berat selalu bolak balik dijalan tersebut, akibatnya sarana jalan tambah hancur, belum lagi kenderaan besar logging hilir mudik setiap hari sehingga perbaikan jalan oleh PT MHP seperti tak kunjung selesai yang menimbulkan debu yang sangat tebal ” Ungkap Jhon.

“:Tolonglah kepada pihak PT MHP untuk mengecek kelapangan. Dilakukan perbaikan secara benar agar sarana jalan ini kembali baik sehingga aktivitas lalu lintas warga dan perusahaan sama sama lancar ” Harapnya.

Sebelumnya perwakilan PT MHP, Mutakabir SH perna mengatakan bahwa pekerjaan perbaikan jalan diakses ini direncanakan bakal rampung hingga 21 Agustus 2019. 

Kata dia terdapat 44 point perbaikan ruas jalan cor dengan lebar 5.126.75 M2 dan Panjang 962 Meter. Ditargetkan akan selesai pada 21 Agustus 2019 nanti. Saat ini sudah berjalan 30 persen, proses pekerjaan 40 hari kerja sdah berjalan.

Umur beton 21 – 28 hari dan volume beton 1.026 M3, faktor cuaca menjadi faktor utama pendukung percepatan perbaikan sarana jalan tersebut. Terangnya. (Ab)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *