BRI Betung Akui 2 Persil SKT Sebagai Agunan “Hilang”

Banyuasin,medianusantaranews.con- Sedikitnya baru ada 2 persil surat keterangan tanah (SKT) diketahui telah hilang ketika dijadikan agunan pinjaman di Bank BRI Unit Betung. SKT itu telah dinyatakan hilang sejak tahun 2014 atas nama Poniman dan Tursilah dan pihak Bank BRI Betung sudah memberikan uang tunai untuk biaya pembuatan SKT yang baru, diakui Adi Candra saat diwawancarai wartawan media ini diruang kerjanya (23/5/2019)

” Benar memang 2 surat tanah sebagai jaminan disini dan hilang sejak tahun 2019 dan yang saya tau 2 persil itulah, sebab disini saya baru, kalau ada yang dengan masalah yang saya tidak tau, tapi kalau atas nama Poniman dan Tursilah memang benar sudah kunas pinjamanya dan hilang sejak 2014 lalu”, ungkapnya.

Untuk pemberitaan itu kata Candra biasanya diminta dari Kepolisian termasuk dari Desa atau Lurah dan pernyataan dari Bank ini sebagai bukti bahwa benar-benar SKT yang tersebut benar hilang saat dijadikan jaminan (agunan).

Eka Ratna Sari warga Jln. Betubg-Jambi Jatimulyo Rt/Rw : 014/003 Desa Bukit Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin selaku ahli waris melaporkan kepolisi atau pengaduanya nomor : LP/-116/V/2019/SUMSEL/BA/SEK BTG, Tanggal 02 Mei 2019 pada Polsek Betung diterima oleh Ba SPKT SHIF III Brigpol Musmulyadi, SH.

Eka melaporkan kehilangan surat berharga kepihak kepolisi bahwa, ke-2 persil SKT atas nama Poniman tercatat nomor 539/58/HU/082047/III/2005, sedangkan SKT atas nama nomor : 539/60/HU/082047/III/2005.

Untuk itu kata Eka yang didampingi keluarganya Badrun, bagi warga yang menemukan 2 persil surat tanah atau mengetahuinya, berkenan untuk mengantarkan kealamat kami atau bisa langsung menghubungi nomor telepon kami 0812-7313-179 bagi yang menemukan 2 persil SKT itu, tentu akan kami berikan imbalan sekedarnya, harapnya.

Terpisah, Lurah Rimba Asam Imron yang berhasil ditemui diruang kerjanya membenarkan ada warganya yang lapor ada surat tanah dijadikan jaminan pinjaman di Bank BRI hilang dan datang kekantor mengusul meminta diterbitkan SKT yang baru.

Sebagai persyaratan untuk penerbitan surat tanah yang hilang itu harus ada laporan dari Kepolisian, Peryataan Surat hilang dari Bank BRI dan pemberitaan di Media minimal 3 kali terbit, namun waktu korban datang ngadep cuma menunjukan bukti pemberitaan dari 4 media online dan saya tanya mana pemberitaan dari koran Harian Banyuasin.

Masih kata Imron, kalau dikelurahan yang diketahui dan yang sudah melapor ada 2 surat, tetapi kalau informasi di Kecamatan Betung banyak, cuma saya tidak tau persis, karena warga dalam Kecamatan Betung yang didengar banyak meminjam di Bank itu dan kabar juga ada yang hilang, namun sejauh mana penyelesainya, tetapi kalau dalam Kelurahan Rimba Asam baru ada 2 surat yang dilaporkan, jelasnya. (waluyo).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *