Pasal 81 UU Nomor 35 Tahun 2014 Mengancam Aksi BaBe 15 tahun Penjara Sudah Menunggu

Banyuasin, medianusantaranews.com- Ancaman untuk mempenjarakan aksi Babe yang nekat menghamili anak tirinya sudah menantinya. Kelakuan yang tidak terpujinya sudah ditunggu sesuai dengan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dibawah umur dengan ancaman hukuman 15 tahun.

BaBe (37) yang tercatat sebagai warga Komplek Azhar Kelurahan Tanah mas Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan itu diduga kuat telah menghamili anak tirinya masih terbilang dibawah umur.

Kembang (16) sebagai anak tiri BaBe diakuinya pertama kali dilakukan pada bulan Februari 2019 ketika itu istrinya (ibu kandung Kembang, red) sedang pergi ke Pasar dan saat ini kembang sudah berbadan dua hamil 6 bulan, setelah dilakukan hubungan badan selama 4 kali.

Ditangkapnya BaBe oleh jajaran Polsek Talang Kelapa, setalah ada laporan ibu kandung Kembang pada Selasa (16/7/2019) yang mengetahui kondisi Kembang telah hamil yang pelakunya tak lain masih ayah tirinya, terang Kapolsek Talang Kelapa Kompol Irwanto kepada wartawan beberapa saat yang lalu.

Masih penjelasan Kapolek didampingi Kanit Reskrim Iptu Harun SH yang menirukan pengakuan dari Korban (Kembang,red) dirinya disetubuhi oleh ayah tirinya sejak bulan Februari 2019 lalu. Bahkan pelaku pernah juga menghamili anak kandungnya sendiri pada tahun 2003 lalu.

Dihadapan petugas BaBe mengaku dirinya menggauli anak tirinya sebanyak empat kali, sejak bulan Februari 2019 lalu, dengan cara pelaku diancam akan meninggalkan ibu kandungnya dan korban jika tidak mau melayani hasrat birahi setanya.

“ Yo pak, ketika istri aku (ibu kandung kembang,red) pergi ke pasar aku melakukan aksi paksa main kuda anak tiri aku dan aku lajukan ado empat kali”, ucap tersangka dihadapan penyidik

Sementara Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK SH ketika diminta konfirmasinya melalui Kasat Reskrim AKP Wahyu Madurasya (18/7) via whatsApp membenarkan ada ditangkap terlapor BaBe oleh istrinya sendiri, karena menghamili anak tirinya sendiri dan sekarang tersangka masih dalam proses hukum.

Jika nantinya terbukti tersangka akan dijerat Pasal 81 (1) Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76D dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah). 
(2) Ketentuan pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku pula bagi setiap Orang yang dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk Anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.
(3) Dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh orang tua, wali, orang-orang yang mempunyai hubungan keluarga, pengasuh anak, pendidik, tenaga kependidikan, aparat yang menangani perlindungan anak, atau dilakukan oleh lebih dari satu orang secara bersama-sama, pidananya ditambah 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidana dimaksud pada ayat (1), demikian penjelasanya.(asta waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *