Sat Pol PP Banyuasin Sosialsasikan Perda Miras dan Narkoba Tanpa BNNK





Banyuasin, medianusantaranews.com- Luar biasa kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyuasin yang dikpmandoi langsung oleh Kasat Pol PP Pemkab Bayuasin H Indra Hadi ini. Mereka sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan Perda dan Perbup Banyuasin guna menanggulangi maraknya peredaran narkoba dan minuman keras saat ini.
Perda dan Perbup Banyuasin tersebut tentang pencegahan peredaran dan penggunaan minuman keras (miras) dan narkoba dikalangan pelajar serta kenakalan remaja dan Sosialisasi tersebut diselenggarakan di Kampus SMK PGRI di Kelurahan Setrio Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, Rabu kemarin.
Kegitan ini sesuai dengan Perda No. 10 Tahun 2009 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman dan Perda No.2 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Napza lainnya. Penyuluhan serta mensosialisasikan kegitanan itu mendapat sambutan antusias baik para pelajar dan guru, kata Kasat Pol PP Drs H. Indra Hadi saat dikonfirmasi wartawan media ini tadi malam. 

Dijelaskan Indra Hadi, saat ini peredaran narkoba sudah dalam trend mengkhawatirkan. Saat ini peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan miras sudah sangat mengkhawatirkan, bahkan mengancam kelangsungan bangsa dan negara, katanya. Masih kata Indra, Kabupaten Banyuasin merupakan wilayah strategis bagi peredaran narkoba lantaran berbatasan langsung dengan Palembang sebagai Pusat Ibukota Sumsel dan Kabupaten Musi Banyuasin. 

“Sebagai pemangku kepentingan di daerah ini kami merasa terpanggil untuk ikut berperan aktif mencegah agar generasi muda kita tidak menjadi korban barang terlarang tersebut, walau tanpa didampingi dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK)”, imbuhnya.

Untuk itu dikatakanya, sesungguhnya dalam upaya pencegahan ini tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, tetapi perlu dilakukan bersama-sama. “Melalui penyuluhan ini kami berharap para pelajar ikut menyadari betapa berbahayanya miras dan narkoba jika dikonsumsi,” tutupnya.(waluyo)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *