Ibunda Andi Arief Berpulang

BANDARLAMPUNG(MNN) — Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rajiun. Kabar duka datang dari sosok ayah dan anak tokoh Lampung, KH Arief Mahya dan Andi Arief, Rabu (14/8/2019).

Ialah Hajjah Mas Amah (84) binti H Marhawi, istri dari tokoh masyarakat, ulama, penulis, mubaligh, dan veteran pejuang kemerdekaan asal Lampung, KH M Arief Mahya dan ibunda dari politisi kontroversial, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat Andi Arief, dikabarkan telah berpulang ke Rahmatullah, Rabu sekira pukul 18.01 WIB.

Diketahui telah sejak lama menderita sakit, Andung, juga Mami, demikian almarhumah biasa disapa, akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RSIA Asy Syifa, Jl Dokter Susilo 54 Pahoman, Enggal, Bandarlampung.

Ibu delapan anak, mulai dari Hilyati (sulung), Istamar Arie SH MBA, Erna Pilih SH, Prisrita SPd MM, Dr Eddy Irawan Arief SE MSc, Neli Aida MSi, Septy Aprilia MPd, dan Andi Arief SIP ini lebih banyak menghabiskan masa senjanya bersama sang suami yang akrab disapa Buya itu, di kediaman pribadi mereka, Jalan Flamboyan 01 RT 09 Lk II Kelurahan  Enggal, Kecamatan Enggal, Bandarlampung.

Di jagat maya, akun Twitter Demokrat TV dan akun Jansen Sitindaon, sejawat Andi Arief di Partai Demokrat termasuk yang pertama mewartakan kabar duka ini.

Andi Arief sendiri terakhir memposting kabar terbaru kondisi sang ibu, Sabtu (11/8/2019) pukul 07.20 WIB, akhir pekan lalu, melalui akun Twitter miliknya, @AndiArief__.

Sebagaimana Cinta, pengorbanan ibu pada anaknya adalah satu-satunya pengorbanan yang aku percaya ketulusannya,” cuit Andi, membersamai unggahan foto dirinya takzim memeluk tubuh renta sang ibu, saat itu.

Info dari Sekretaris Partai Rakyat Demokratik (PRD) Lampung Joni Fadli dan para anggota Keluarga Besar Rakyat Demokratik (KBRD) Lampung, komunitas sejawat Andi semasa sama-sama aktif berjuang di PRD, rencana jenazah almarhumah akan dikebumikan di TPU Palapa 10, Labuhanratu, Kedaton, Bandarlampung, Kamis (15/8/2019).

Hingga berita ini diturunkan, ucapan belangsungkawa di berbagai grup WhatsApp dan jejaring media sosial pun mengemuka. Redaksi turut kehilangan. Semoga arwah almarhumah diterima di sisi Allah SWT, dan semoga segenap ahli musibah tabah. Tabik. [red/Muzzamil]




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *