Dandim 0430/Banyuasin Gelar Rakor Penanggulangan Karhutla 2019


Banyuasin,medianusantaranews.com- Rapat Koordinasi antar instansi di wilayah Kab. Banyuasin dalam rangka penanggulangan pencegahan karhutla di wilayah Kabupaten Banyuasin tahun 2019 di Aula Makodim 0430/Banyuasin pada hari senin 19 Agustus 2019 yabg dimulai pukul 14.45 Wib hingga selesai.

Dalam rakor tersebut dipimpin langsung oleh Kasdim 0430/Banyuasin Mayor Czi Agus Supriyadi, S.Ag yang dihadiri oleh Pasi Ops Kodim 0430/Banyuasin Kapten Inf Supriyanto, Pasi Inteldim 0430/Banyuasin Kapten Inf Kusnandar, Pasi Persdim 0430/Banyuasin Kapten Inf Sumanteri, Pasi Ter Kodim 0430/Banyuasin Kapten Inf Pringgo, Maulidin (Manggala Agni), Muslim (Manggala Agni), Riswan (Dinsos Banyuasin), Fahrurozi (BPBD Banyuasin), Ary Mayasari (Disbunnak Banyuasin), Juniarti (Disbunnak Banyuasin), Noviansyah (Bappeda dan Litbang Banyuasin), Andry (Bappeda dan Litbang Banyuasin), Tarmizi, S.Sos, MM (Kominfo Banyuasin).

Kasdim dalam sambutan menjelaskan tujuan dari Rapat Koordinasi ini untuk meningkatkan kerjasama yang baik antara Instansi yang tergabung dalam Satgasgab karhutla Kodim 0430/Banyuasin.
Selain itu juga Kasdim menguraikan Dilokasi pasukan Sub Satgas 3 (Kodim 0430/Banyuasin) terdiri dari 10 Tim di Desa rawan karhutla, diantaranya Kosubsatgas, Makodim 0430/Banyuasin sebanyak 10 pers.

Koramil 430-01/Pangkalan Balai sebagai Tim 1 Desa Rantau Harapan senbanyak 10 pers, kemudian Tim 2 Desa Mekar Sari sebanyak 10 pers. Untuk Koramil 430-02/Sungsang sebagai Tim 3 Desa Sri Agung sebanyak 10 pers dan Tim 4 Desa Rimau Sungsang sebanyak 10 pers.

Sedangkan Koramil 430-03/Mariana sebagai Tim 5 Kelurahan Jakabaring Selatan sebanyak 10 pers dan Tim 6 Desa Sungai Pinang sebanyak 10 pers sebagai Tim 7 Desa Rambutan sebanyak 10 pers. Untuk Koramil 430-04/Talang Kelapa sebagai Tim 8 Desa Sungai Rengit sebanyak 10 pers dan sebagai Tim 9 Desa Gasing sebanyak 10 pers lalu Koramil 430-05/Betung sebagai Tim 10 Desa Teluk Tenggulang sebanyak 10 pers.

Masih penjelasan Kasdim, dengan terbangunnya hubungan sinergitas antar instansi dan lembaga terkait dalam rangka penanganan untuk mengantisipasi dan mengatasi Karhutla akan lebih efektif dan maksimal, diharapkan Banyuasin terhindar dari Karhutla dan yang tidak kalah pentingnya membangun dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sehingga faham akan  dampak dari merusak lingkungan.

Dikatakan Kasdim, kesiapan personel, matriil dan upaya-upaya lain serta selalu memohon doa kepada Allah SWT juga lebih sangat penting, maka dihimbau kepada instansi dan lembaga terkait yang tergabung dalam penanganan Karhutla untuk bersama-sama masyarakat ikut doa bersama baik di Masjid, Mushola dan tempat Ibadah lainya termasuk ditempat-tempat acara perkumpulan masarakat, agar Kabupaten Banyuasin khususnya dan Sumsel pada umumnya terhindar dari ancaman Karhutla, semoga cepat turun hujan, harapnya sekaligus menutup Rakor tersebut.(waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *