Lagi, Dalam Sebulan Warga Kurungan Nyawa Gerebek 3 Pasangan Mesum

Pesawaran(MNN)– Lagi dalam 1 bulan warga kurungan Nyawa Gerebek 3 pasangan mesum kali ini sepasang muda mudi bukan suami istri yang diduga melakukan perbuatan mesum digerebek aparat Desa bersama warga Dusun Kejadian, Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran Lampung, Senin (25/11) malam.

Demikianlah diungkap Kepala Dusun Kejadian Rohimi, pasangan keduanya berasal dari 2 Kabupaten berbeda, terduga wanita berinisial TR (22) warga Natar Kabupaten Lampung Selatan sedangkan yang lelaki AG (28) warga Lampung Utara.

“Mereka datang ke rumah milik H.Jamal di Perumahan Bandar Sikop Senin jam 2 siang, aparat desa beserta warga memantau sampai malam hari namun keduanya tidak keluar dari rumah, seketika warga datang menggerebek keduanya karena posisi pintu rumah dikunci rapat,” ungkapnya.

Ditambahkan, ini adalah kali kedua TR dan AG digerebeg warga karena sebelumnya keduanya juga pernah melakukan hal yang sama dan membuat surat pernyataan.

“Mereka bukan suami istri, ngapain di rumah dalam keadaan terkunci seharian? Kami warga Desa sangat resah, karenanya kami waspada, ini yang kedua kali mereka ditangkap,” tambah dia.

Dia menjelaskan, setelah diamankan pihak desa menghubungi keluarga keduanya untuk datang dan diberi arahan apa yang telah dilakukan kedua pasangan muda mudi.

“Kita amankan mereka untuk menjaga kemungkinan terburuk karena jumlah warga lumayan banyak dan Alhamdulillah kita jaga dengan aman,” jelasnya.

Terpisah, Penjabat Sementara (PJS) Kepala Desa (Kades) Kurungan Nyawa Aditya Desilma Putra membenarkan adanya penggerebekan yang dilakukan aparat desa dan warga didesa yang ia pimpin.

“Saya dikabarkan ada penggerebekan lagi disalah satu perumahan, ini adalah kali ke tiga dalam sebulan kasus serupa, rencananya pagi ini (Selasa 26/11) pukul 10 kita rapat dan dihadiri terduga pelaku mesum berikut keluarganya,” kata dia.

“Kita mau tanya ke mereka dan keluarganya, dan kita tengahi agar menimbulkan efek jera bagi keduanya maupun pihak lain yang mau coba coba berbuat tak senonoh di Kurungan Nyawa,” timpalnya.

Aditya melanjutkan, akan bertindak tegas jika kejadian ini selalu berulang di Desa Kurungan Nyawa.

“Siskamling dan kerja aparat disini sangat baik, jadi jika ada yang aneh aneh pasti ketahuan, nanti kita akan panggil juga pengelola perumahan berikut keamanannya, sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi,” lanjut Aditya.

“Disini memang banyak perumahan dan pemilik yang bukan ber KTP Kurungan Nyawa, harus ada komitmen bersama agar Desa lebih kondusif, nanti saya akan koordinasi dengan pihak terkait untuk menanggulangi masalah ini,” pungkasnya. (Rizal)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *