Tangki Siluman Giring Manager SPBU Melawi Menjadi TSK

Pontianak, MNN- Dalam pemberitaan yang dilangsir oleh Kalbarnews.co.id Kamis (23/01/2020) lalu adanya dugaan praktek illegal tentang transaksi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang dilakukan oleh Manager SPBU di Melawai Kalimantan Barat berinisial MK ini akhirnya oleh Dit Reskrimsus Polda Kalbar Kombes Pol Mahyudi Nazriansyah bahwa meneger SPBU Melawai MK ditetapkan menjadi tersangka. 

“Telah ditetapkan status tersangka terhadap Manager SPBU NO. 64.786.07 dengan inisial MK. Penetapan ini hasil dari pengembangan kasus ditangkapnya 6 tersangka para penampung BBM bersubsidi pada 16 Januari 2020 lalu di salah satu SPBU di Kabupaten Melawi” ujarnya.

Mahyudi menjelaskan bahwa peran MK selaku manager SPBU yang beperan menentukan kelebihan harga yang di jual kepada para penampung. “Harga yang ditetapkan pemerintah perliternya untuk solar itu Rp 5.150, kemudian MK melakukan perjanjian kepada para penampung dengan menaikan harga perliternya menjadi Rp 5.700” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan bahwa manager SPBU berinsial MK juga berperan untuk menentukan banyaknya jumlah solar yang dapat dibeli oleh para pengantri atau penampung baik dengan kapasitas besar menggunakan Drum maupun dengan menggunakan tangki modifikasi. Jadi harga Solar perliternya di SPBU ini mendapatkan 550 rupiah. Total yang berhasil disita pada 16 Januari 2020 sebanyak 5.200 liter” tambahnya

Atas perbuatan yang dilakukan oleh  MK selaku Manager Operasional SPBU tersebut dikenakan Pasal 55 Undang-Undang RI Nomor. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.(tim-waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *