Jembatan Gantung Umbul Kayu Tabu Gedung Ratu Jadi Nawacita Destinasi Wisata Baru Untuk Tubaba

Medianusantaranews.com,Tulang Bawang Barat–Siapa sangka jembatan yang dibangun sejak tahun 1987 yang diprakarsai oleh ABRI masuk desa ini akan disulap menjadi Jembatan Gantung Umbul Kayu Tabu , dengan berbondong-bondong seluruh masyarakat beserta Muli-Meghanai (pemuda-pemudi) Tiyuh setempat bergotong royong memanjakan jembatan gantung tersebut menjadi bagian dari tempat tujuan berwisata. Minggu(16/2/2020).

Dengan Nawacita yang besar Generasi 1.0 yakni generasi kaum milenial, merupakan Julukan dari Bupati Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Umar Ahmad saat singgah dijembatan Gantung Tiyuh Gedung Ratu dalam rangka kegiatan penanaman seribu pohon di Tiyuh Gedung Ratu dalam acara sharing time : meghalitic mellenium 25 januari 2020 beberapa waktu yang lalu.


Generasi 1.0 dan masyarakat Tiyuh Gedung Ratu beserta pemerintah Tiyuh Gedung Ratu melakukan gotong-royong mengganti lantai jembatan gantung  Tiyuh Gedung Ratu Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten Tulang Bawang Barat, menggunakan bambu dengan tujuan menjadikan jembatan gantung  Umbul Kayu Tabu di Gedung Ratu ini menjadi Nawacita wisata baru untuk kabupaten Tulangbawang Barat. 


Gotong-royong ini juga dihadiri oleh DPRD Tubaba Arif Bandarsyah, Babinsa Nasution dan Babinkantipmas Agus Dedi. Dan mereka pun sangat terkesan dan bangga dengan tindakan dan kegiatan gotong-royong yang dilakukan oleh Muli-Meghanai Tiyuh Gedung Ratu yang didukung penuh oleh masyarakat dan pemerintah setempat.


Kepalo Tiyuh Gedung Ratu Mursalin sangat mengaprisasi yang dilakukan oleh Muli-Meghanai  dan masyarakat setempat memiliki kegiatan sangat positif untuk menjadikan jembatan gantung Tiyuh Gedung Ratu menjadi Destinasi Wisata, Dan dirinya akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh muli-menganai Tiyuh Gedung Ratu yang bersifat positif dan membangun.


“Saya berterima kasih kepada masyarakat yang melakukan gotong-royong bersama hari ini yang telah membantu anak-anak kita membuat lantai jembatan gantung,” kata Mursalin ,Minggu (16/2/2020).
Dirinya akan membuat terobosan baru dengan menjadikan seputaran jembatan gantung ini tempat wisata bahkan akan didirikan bangunan yang memiliki nilai kebudayaan. “Insya Allah nantinya ditempat ini menjadi tempat tujuan wisata baru yang dipersembahkan untuk Tubaba, dan saya berharap kepada masyarakat bisa menjaga seutuhnya serta saya himbau agar jembatan ini dilalui pejalan kaki saja, kendaraan tidak bisa melaluinya,” tegasnya.


Sementara itu, ditempat yang sama Kepalo Meghanai Tiyuh Gedung Ratu mengatakan Gotong- royong ini bermaksud bekerja sama untuk membangun Tiyuh Gedung Ratu yang lebih baik. Maka dihadirkan semua kalangan dari Muli-Meghanai dan masyarakat Tiyuh Gedung Ratu yang memiliki rasa cinta dan  rasa memiliki Tiyuh Gedung Ratu ini bersama. 
“Kamipun generasi 1.0 Tiyuh Gedung Ratu akan terus berkarya demi terwujudnya Dinasti Wisata baru yaitu jembatan Umbul Kayu Tabu,” ujarnya Wilman.


“Terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut serta mendukung kegiatan kami ini terutama kepada Pemerintah,  Masyarakat Tiyuh Gedung Ratu  dan sekitarnya, kami juga ingin mementaskan diri kami sebagai generasi 1.0 yang penuh kreatifitas dan semangat yang tinggi untuk kemajuan Tiyuh kami dan Tubaba yang tercinta,” Pungkasnya.(Reki)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *