Warga Pertanyakan Dana Konfensasi PDAM Dari Pertagas

Banyuasin, MNN- Ratusan pelanggan PDAM Tirta Betuah yang berdumisili di Desa Lubuk Karet Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan pertanyakan dana konpensasi dari Pt. Pertagas, karena dalam sosialisasinya pada saat pengerjaan penggalian dan penanaman pipa gas saat itu bagi warga pelanggan PDAM yang jaringanya kena proyek galian pipa dan rusak tidak dapat dialiri air bersih dipasilitasi untuk dibebaskan tidak membayar rekening perbulan selama satu tahun berlaku, ujar Diman warga Lubuk Karet saat berbincang dengan wartawan media ini (19/2/2020).

Untuk itu kata Diman, maka saya sengaja tidak membayar rekening bulananya, karena saya berpedoman ketika ada sosialisasi waktu itu dan masalahnya belum lama dirumah saya didatangi petugas dari PDAM mau mencabut meteran air, tapi saya tolak karena saya berpedoman dari sosialisasi saat itu.

“Memang sudah hampir satu tahun ini sejak jaringan PDAM itu rusak terkena proyek pipa gas keberadaan airnya tidak lancar dan ada keterangan waktu itu bagi semua pelanggan diprioritaskan selama satu tahun, maka saya belum bayar rekeningnya”, tegas Diman sembari mempertanyakan tentang pencairan dana konpensasi dari Pt. Pertagas itu berapa nian nilainya dan bagaimana komitmen pada saat sosialisasi ketika itu.

Hal senada juga diungkapkan oleh pelanggan yang lainya, bahwa sampai saat ini keberadaan air bersih dari PDAM Tirta Betuah itu tidak selancar airnya sebelum ada galian proyek pipa gas, sekalipun ada airnya terpaksa para pelanggan menggunakan tenaga bantuan mesin sanyo (mesin sedot,red), jika ibgin memanfaatkan air PDAM itu.

” Waktu belum ada proyek galian pipa gas itu setiap bulan rata-rata rekening pembayaranya berkisar Rp 60- Rp 70 ribu, tetapi semenjak ada proyek itu hingga sekarang memang saya ewbelum juga membayar, sebab sudah diumumkan selama satu tahun senua pelanggan di wilayah Kecamatan Betung ini dibebasakan, jelasnya sembari meminta jatidirinya tidak disebutkan dalam pemberitaan.

Hingga berita ini ditayangkan pihak menegemen perusahaan air bersih dari PDAM Tirta Betuah Kabupaten Banyuasin belum diminta konfirmasinya. (Zulkarnain/yok)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *