Kawanan Rampok Gasak Mas Murni 6 Kg Disiang Bolong

Musi Banyuasin (Muba), MNN- Diketahui ada 6 orang dari kawanan pelaku perampokan yang melengkapi diri Senjata Api, Bermasker dan Bertopi berhasil menggasak sedikitnya ada 6 kilogram masmurni di Toko milik  H Syamsir (57) di kawasan Pasar Sungai lilin Km 111 Kecamatan Sungai lilin Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan pada (26/3/2020).

Saat kejadian situasi dilokasi dalam keadaan sepi, selain warga berada didalam rumah sesuai berbagai himbauan dari Pemerintah, juga saatnya waktu Sholat Dzuhur, karena tepat waktu kejadian sekira pukul 12.20 wib, ujar korban saat dibincangi wartawan media usai kejadian.

Dikatakan H Syamsir,  karena warga takut terinfeksi wabah virus Corona, seperti dimanfaatkan kawanan pelaku untuk menguras semua isi toko Mas miliknya yang diperkirakan sedikitnya ada 6 Kg yang raib.

Masih kata H Syamsir pemilik toko Mas Cahaya Murni dijelaskan saat itu dirinya masih berada didalam Masjid, sedangkan di toko hanya ada Erniyati (45) dan Delpi (24)  anaknya.

Delvi menceritakan kronologis kejadian Dirinya bersama Ibunya saat Abi sedang Sholat di Masjid, kami berdua berada didalam toko. Tiba-tiba sekelompok penodong yang jumlah lebih dari 6 pelaku masuk dalam toko mas miliknya dan terlihat ke 6 pelaku langsung mengancam kami dengan senjata Api, sembari mengancamkan senjata api kearahnya sembil mengatakan kami tidak boleh berteriak.

Takut terancam jiwanya lanjut Delpi dan ibunya mengaku pasrah, sehingga isi toko berupa masmurni sekira lebih 6 kg raib dibawa kabur, jika diuangkan kerugianya mencapai Rp 4,5 Milyar.  

Ketika kawanan rampok itu beraksi ada warga yang sempat menyaksikan, namun tidak bisa berbuat banyak, sebab dia juga sempat mendapat ancaman dari pelaku. Sebut saja Sul (43) penjual es yang biasa mangkal disekitar lokasi itu, dikatakan bahwa saat itu pelaku sempat minum es teh diwarung miliknya sebelum melakukan aksinya, namun dia bisa mengenali wajahnya, karena selain bertopi juga mengenakan penutup muka ala Sebo dan Maker.

Bahkan dari kawanan pelaku sempet menodongkan senjata kearahnya sambil meminta saya jangan teriak dan saya juga tidak bergerak nanti kutembak ancamnya dari salah pelaku, terangnya dengan dana terputus terlihat trauma berat.

Hingga berita ini ditayangkan oleh media ini, belum diminta konfirmasinya dari pihak Kepolisian setempat sehingga belum juga diketahui sejauh mana proses kronologi, untuk sementara lokasi Toko Mas Cahaya sudah terlihat dipasang garis Police Line. (fery)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *