Politisi Nasdem Sayangkan Sikap Lemah Pemkot Metro Terkait Penataan Pasar Cendrawasih

Metro, medianusantaranews.com

Akibat kebakaran yang terjadi di pelataran pasar Cendrawasih Kota Metro pada Kamis lalu mengakibatkan ratusan kios pedagang kaki lima  mengalami kerugian hingga mencapai miliaran rupiah.

“Para pedagang tetap berharap bisa berdagang di tempat yang sama pasca kebakaran, rencananya Senin besok setelah tempat di bersihkan akan kami dirikan lagi kios baru karena kami merasa khawatir pasca kebakaran Pemerintah Kota Metro akan mengeluarkan kebijakan larangan berdagang dan mendirikan kios kembali di tempat tersebut.” ungkap  Hendra.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, Elizar Jinggo berharap agar keinginan korban kebakaran untuk berdagang kembali secepatnya bisa terpenuhi mengingat sebentar lagi akan menghadapi puasa ramadhon dan hari raya idul fitri.

” Saya berharap pemerintah Kota Metro bisa memberikan tempat berdagang kepada korban kebakaran agar bisa kembali melakukan aktifitas berdagang kembali, kalau tidak di perbolehkan lagi berdagang di tempat semula berikan mereka tempat yang baru tetapi tidak terlalu memberatkan bagi mereka.” kata Elizar yang akrab di panggil dengan sebutan bang jinggo di rumah makan Lumbung sambel Metro, sabtu (14/05/2018).

“Selama ini, saya sangat menyesalkan kebijakan Pemerintah Kota Metro yang bersikap lemah, karena  pedagang baru yang mendirikan lapak atau kios baru yang terus merangsek dan mepet jalan, akibatnya saat terjadi kebakaran mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk” ujarnya.

” Selain itu di harap pemerintah juga harus tegas menata pasar agar pasar terkesan rapi misalnya tempatkan seluruh pedagang sayur di tempat yang satu lokasi khusus sayur begitu juga, pedagang sembako, pedagang plastik, pedagang grabatan, pedagang pakaian pedagang kacamata dan pedagang lainnya, mereka harus terpisah sesuai dengan jenis daganganya hal itu demi kerapian pasar.” pungkasnya

(Miswati)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *