Oknum Kontraktor Rigid Beton Di Penumangan Di Nilai Kebal Hukum

MediaNusantaraNews.com-
Entah apa yang membuat kontraktor pengerjaan Rigid Beton di Penumangan ini berani tidak mengindahkan teguran dari wakil ketua DPRD Tulang Bawang Barat (TuBaBa) yantoni mengenai pekerjaan yang dinilai kurang berkualitas alias asal jadi tersebut.

Pasalnya setelah mendapatkan teguran keras dari anggota DPRD tersebut pihak rekanan ataupun tukang yang mengerjakan pekerjaan tersebut tetap melaksanakan kegiatan tanpa adanya pembenahan sedikitpun.

Di beritakan sebelumnya Yantoni menegaskan, dalam pelaksanaan yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan, seharusnya Kontraktor tersebut harus lebih Transparansi terhadap masyarakat, karena menurutnya masyarakat juga berhak tahu tentang kejelasan Proyek besar tersebut.

Dan juga, dirinya meminta kepada pihak rekanan yang mengerjakan Proyek Miliaran tersebut harus benar-benar dikerjakan semaksiamal mungkin tanpa adanya Pengurangan Volume seperti yang dilakukan mereka saat ini.

“Kemarin sudah kita ingatkan mereka itu, kita butuh Tranparansi, kita butuh Pekerjaan itu susai Bestek dan Plang nama itu harus dipasang dan mereka jangan banyak alasan, karena itu alasan konyol kalau bilang hilang atau baru buat, karena Mereka itu ada yang menjaga di sana,” kata Yantoni.

Disinggung mengenai masalah adukan itu apakah sudah pakai K30 atau tidak, dirinya tidak menjamin apakah Lisensinya jelas dan siapa yang bertanggung jawab, bukannya mereka buat dilapangan, apa lagi itu nilai Proyeknya 6 Milyar.

Tidak hanya disitu, Yantoni juga mengatakan bahwa itu memang sudah kebiasaan mereka bahwa Provinsi itu menempatkan proyek-proyek di pedalaman yang dirasa kurang di awasi oleh lembaga dan masyarakat sehingga itu tempat untuk ajang Korupsi.

“Jadi kita khusus Tubaba meminta yang sebaik mungkin dalam pembangunan itu, bukan khusus tempat buang duit di situ, saya minta semua pekerjaan itu bisa di tanggung jawab baik secara moral ataupun secara Hukum baik itu dari Kontraktor ataupun Pemerintah,” tegas Yantoni. (Hendi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *