Dilantak Hujan Ruas Jalintimsum Palembang-Jambi Kembali Berlumpur

Pengguna jasa jalan resah dan Gelisah, Kesal dan prihatin

Musi Banyuasin,medianusantaranews.com– Dilantak turun hujan disepanjang Jalan Lintas bagian timur Pulau Sumatera dibagian lintas palembang-Jambi kondisinya dalam posisi sangat memprihatikan, selain banyak yang sudah berlubang, maka sangat berpotensi berbahaya bagi pengendara roda (2) maupun roda (4) termasuk kendaraan angkutan penumpang dan barang, untuk saat sekarang tidak ada terlihat bahan jalan dari aspal lagi, yang ada hanya cairan lumpur. Jika pengemudi sembrono bisa menimbulkan bencana kecelakaan yang dapat menciptakan kematian, ucap Widodo (45) warga Sungai Lilin saat bercakap dengan wartawan media ini (22/11/2018).

Dia menilai, kerusakan ruas jalan negara itu, selain kurangnya perhatian dan perawatan dari pihak yang berwenang juga dampak dari upaya perbaikan jalan yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan, mungkin itu salah satu faktor jalan menjadi cepat rusak, katanya.

Pengemudi truk ekspedisi Jakarta-Jambi ini juga menambahkan, kerusakan jalan sekali ini terparah terlihat mulai sebagian dari wilayah Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin hingga di Desa peninggalan KM 148 dan 149 Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Muba, Sumatera Selatan.

Padahsl jalan yang biasa disebut sebagai jalan Lintas provinsi di Sumatera, tetapi kondisinya rusak parah dan banyak lubang. Selain berbahaya, kondisi jalan seperti itu juga menyebabkan kemacetan pajang. Apalagi ketika datang hujan genangan air seperti kubangan kerbau, jelasnya kesal.

Keluhan serupa diungkapkan Darman (43) mengaku sebagai warga Srigunung ini berkomentar ketika sedang melintas di jalan tersebut melihat beberapa pengendara sepeda motor mengendarai kendaraannya yang kecepatan sangat melambat, karena menghindari lubang jalan, sebab dilokasi itu sering terjadi kecelakaan.

Saat sedang musim penghujan maka genangan air membuat kondisi terlihat rata, padahal lubang dijalan itu sangat dalam, jika yang bawa motor tak berhati-hati bisa jatuh karena enggak bisa liat kalau digenangan air itu ada lubang, bebernya.

Dia berharap kepada dinas terkait dan pemerintah baik dari Kabupaten maupun dari provinsi Sumatra Selatan agar lebih serius dalam perbaikan jalan dan jangan asal tambal sulam saja, akibatnya tidak dapat bertahan lama, tutupnya.

Sementara, hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum dari Balai Besar di Provinsi Sumsel belum ada yang bisa dihubungi dikonfirmasi. (waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *