Ngaku Dibohongi, Jalan Kantor Damkar dan PDAM Sungai Lilin Ditutup Permanen

Musi Banyuasin,medianusantaranews.com- Untuk sekali ini saya tidak mau dibohongi kembali oleh jajaran Pemkab Musi Banyuasin Sumatera Selatan, terkait pembangunan jalan menuju pusat pengadaan air bersih dari PDAM termasuk jalan menuju Kantor Damkar yang berjarak 100 meter dari Kantor Kecamatan Sungai Lilin.

Pada kesepakatan dengan dibangun pusat air bersih dan perkantoran Damkar bahwa Pemkab Musi Banyuasin bersedia melakukan perbaikan hingga pengecoran ruas jalan Panjang 180 meter lebar 8 meter.

Sedangkan untuk kesepakatan dan persetujuan sejak dari tahun 2011 dan buktinya hingga 2019 ini seperti Pemkab Musi Banyuasin tak ada tanda-tanda direalisasikan, bahkan saya akan dibohongi lagi, ucap Musa Endro saat ditemui dimediamanya (29/01/2019) petang kemarin.

Karena sudah dibohongi terus, maka masalah lahan kalau masih mau dijadikan jalan, saya jual dengan harga Rp 2 juta permeternya, jika aktivitas pusat pengadaan air bersih dari PDAM Sungai Lilin dapat beroperasi normal, termasuk dengan keberadaan damkar.

” Memang jalan masuk kekantor Damkar dan jalan menuju pusat pengadaan air bersih sudah saya tutup dengan pagar, sehingga kendaraan petugas tidak dapat masuk kelokasi, termasuk kendaraan saya sendiri”,ungkap Musa seraya katakan bahwa dirinya telah dibohongi terus.

Awalnya kata Musa, pada tahun 2010-2011 yang disepakati bahwa kantor Damkar dan Pusat Air Bersih dari PDAM ini dipusatkan dilokasi ini permintaan saya di setujui bahwa ” jalan menuju kelokasi sepanjang 180 meter dan lebar 8 meter diperbaiki dan di cor atau di aspal dan permintaan saya lagi usulan bisa diterima untuk tenaga kerja 3 orang ditempat itu”.

Karena tidak ada yang direalisasikan semua, maka lokasi milik saya tutup secara total, sehingga aktivitas dua Kantor Damkar lumpuh total dan yang masih ada aktivitas hanya dari PDAM saja pun tak maksimal dan hanya melayani disekitar lokasi ini saja, jelasnya.

Hingga selama satu minggu awal Februari 2019 ini Pemkab Musi Banyuasin masih tidak ada respon, maka saya akan bangun rumah dilokasi itu untuk usaha keluarga, ancamnya.

Saya berharap Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex, bila perlu Presiden RI Joko Widodo supaya segera turun kelokasi ini, kalau ingin aktivitas PDAM dan Damkar di Sungai Lilin beraktivitas dan saya sekali ini tidak mau dibohongi lagi, tutupnya.(waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *