Untung Ada Covid-19, Kalau Tidak Bisa Mati Kelaparan

Palembang, MNN- Masih ada untungnya kehadiran Wabah Covid-19 di Sumatera Selatan, Pasalnya, ditemukan 2 orang anak yang berstatus sebagai Yatim Piatu dalam kondisi kelaparan saat Tim Gugus Tugas mengantarkan Sembako di salah satu Desa dalam Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan baru-baru ini.

Dua anak kakak beradik itu saat didatangi petugas TNI dan dari kepolisian setempat untuk mebgantar paket sembako dampak Covid-19, keduanya terlihat dalam kondisi sangat memprihatinkan, bahkan satu orang sudah tergolek lemah dengan tubuh sangat kurus karena kelaparan.

Awal mula diketemukan nasib anak yatim piatu yang terlantar hidup di Daerah yang dikenal memiliki kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) melimpah itu setelah Videonya beredar di media sosial yang menceritakan kondisi hidup yang sangat memprihatinkan 2 kakak beradik tersebut dan berbagai dari warga Netizen menanggapinya beragam, ada yang bertanya, mana peran Pemerintah Kabupaten Muara Enim, kok masalah seperti ini sampai ada warga kelaparan tidak tau.

Dalam video yang beredar, salah satu dari mereka bertanya ada yang bawa makanan. Pak bawa nasi ucapnya memelas yang terlontar dari kata salah seorang dari dua bersaudara itu saat anggota TNI dan Polri datang dikediamanya yang hendak mengatar paket sembako Covid-19.

Mirisnya lagi saat mereka menerima bingkisan sembako, sembari berkata kami butuh makanan yang siap dimakan bukan bahan makanan yang harus dimasak dulu, karena tidak ada alat perlengkapan masak jenis sembako itu, maka saat diberikan paket sembako, terlihat bingung diwajahnya.

Sementara, Kapolres Muara Enim, AKBP Donni Eka kepada wartawan, membenarkan kabar tersebut. Kapolres berjanji segera mengirim timnya akan kembali datang ke rumah kedua anak malang tersebut. Donni akan membawa tim kesehatan untuk menangani kedua anak yatim piatu itu. 
” Miris memang, Kabupaten yang kaya SDA Batubara dan Migas, tapi warganya tidak bisa tidur menahan lapar. Kita harapkan ada dermawan sehingga kedua kakak adik itu segera ditolong dan bebas dari ancaman kelaparan dan bisa memiliki tempat tinggal yang layak”, tegas Kapolres. (reil/aben/waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *