Bandar lampung, medianusantaranews.com
Pemerintah Kota Bandar Lampung akan menyiapkan beasiswa bagi 5000 (lima ribu) siswa -siswi SMP yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK di Bandar Lampung, Selasa 12/12/2023.
Hj.Eva Dwiana mengatakan bahwa pemkot sudah berkolaborasi serta meminta bantuan kepada seluruh camat dan lurah yang ada di Bandar Lampung untuk mendata siapa calon siswa yang berhak penerima beasiswa dari pemerintah kota bandar lampung.
“Untuk datanya yang sudah masuk banyak tetapi ini khusus yang ingin masuk ke SMA atau SMK, bukan untuk siswa yang sudah di tengah perjalanan masuk sekolah, semua calon siswa bisa mendapatkannya untuk syaratnya yang penting masih berdomisili di Bandar Lampung,” kata Hj Eva
Kata Hj.eva juga menuturkan, pemkot mengadakan program ini sebagai respon cepat Pemkot Bandar Lampung demi mewujudkan hak masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik, Semoga dengan adanya beasiswa ini diharapkan tidak ada lagi pelajar yang harus putus sekolah karena tidak ada biaya.
Hj.Eva juga menceritakan bahwa dirinya pernah menerima pesan WhatsApp dari wali murid di salah satu sekolah yang mengeluhkan rapor anaknya ditahan oleh pihak sekolah akibat orang tua tidak mampu membayar biaya sekolah. “Tapi alhamdulillah meskipun tidak banyak, kami sudah bantu dan rapornya sudah diterima,” tambah hj Eva.
Atas kejadian itu, walikota bandar lampung meminta kepada dinas pendidikan bersama dengan PGRI dan MKKS untuk dapat saling berkomunikasi dan tanggap dalam merespon jika menemukan wali murid ataupun siswa yang terkendala masalah biaya.
“Kalau kita bisa tanggap, Insya Allah anak-anak kita yang tidak mampu bisa kita bantu. Komunikasi ini penting, kasihan kalau anak-anak sampai tidak bisa melanjutkan sekolah,” tutur dia.
Untuk itu, kepada para guru yang ada di seluruh satuan pendidikan, Eva meminta jika terdapat peserta didiknya yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk segera dicatat untuk direkomendasikan menjadi penerima beasiswa.
Ia juga mengimbau kepada penyelenggara sekolah, untuk ikut membantu dan tidak mempersulit jika terdapat siswa yang belum mampu membayar biaya pendidikan. Terlebih saat pembagian rapor tiba.
“Ini Walikota Bandar Lampung yang mohon. Jadi kalau wali kota yang mohon tidak ada lagi yang namanya wali murid WA dengan saya.” Tutup Hj. Eva Dwiana








