Ternyata Begini Sering Habis BBM Jenis Pertalite di SPBU 

Sumsel,medianusantaranews.com- Mulai sulitnya mendapatkan BBM jenis Pertalite sebulan terakhir ini di setiap SPBU untuk di Kabupaten/ Kota Provinsi Sumatera Selatan, ternyata begini alasannya.

Beberapa manager SPBU yang ada di Sumsel saat berbincang dengan wartawan media ini dijelaskan bahwa, untuk BBM jenis Pertalite saat ini tidak langka, tapi volume pengguna BBM jenis Pertalite ini terus meningkat.

Meningkatnya penggunaan BBM jenis Pertalite itu, efek Pemerintah naikan harga BBM jenis Pertamax dari Rp 12.650 menjadi Rp 16.650 perliter. hingga mereka beralih pada BBM jenis Pertalite.

Permasalahan berikutnya terang dari salah seorang manager SPBU di jalan Lintar Timur Banyuasin, ini bukan langka, tetapi selama ini Kouta BBM jenis Pertalite tempat dia bekerja awalnya 8 kali 3 KL, namun lama habisnya, pihaknya hanya diambil 8 kali 2 KL saja dan sisa Kouta BBM jenis Pertalite itu dialihkan ketempat yang lain dan membutuhkan.

“Efek harga BBM non subsidi jenis Pertamax dinaikan, maka mereka beralih makai BBM jenis Pertalite, sedang Kouta yang ada hanya 8 kali 2 KL saja. Sedang sisa Kouta itu tak bisa lagi diambil oleh pihak Pertamina, jadi Kouta yang ada ini 8 kali 2 KL”, bebernya.

Masih menurutnya, yang biasanya yang begini faktanya tak lama lagi ada kebijakan dari Pemerintah dan reaksi masyarakat pemakai BBM jenis Pertalite bergejolak.

“Tapi tidak mungkin SPBU untuk nambah Kouta BBM jenis Pertalite kecuali ada yang Kouta BBM jenis Pertalite di SPBU ngurangi Kouta, sepertinya hal itu tidak mungkin terjadi tutupnya.

Yona (52) yang telah biasa pemake BBM jenis Pertalite yang sempat berbincang dengan wartawan di salah satu SPBU di Banyuasin menjelaskan dirinya sempat kaget ketika mengantri mau ngisi BBM jenis Pertalite, pas jadwalnya BBM oleh operator dikatakan habis.

“Sehari kemarin saya sempat dua kali ikut mengantri di dua SPBU berbeda diwilayah Kabupaten Oku Timur dan di SPBU wilayah Kabupaten Banyuasin, pas pada gilirannya, kata operator habis dan akhirnya saya beli eceran BBM jenis Pertalite yang harganya sama dengan BBM non subsidi”, ucap Dia dengan nada kesal.

Hingga beritanya ditayangkan di media ini belum ada keterangan resmi dari pemerintah maupun dari Pertamina terkait pengguna BBM jenis Pertalite mulai sulit di dapatkan.(MNN/waluyo)

Admin : asta




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *