SAATNYA KABUPATEN MUARA ENIM MENGEJAR KETERTINGGALANNYA BERSAMA SBH

Muara Enim, medianusantaranews.com –¬†Pemilukada kabupaten Muara Enim sebentar lagi akan digelar. Berarti kabupaten Muara Enim bakal menentukan pemimpinnya untuk periode 2018 – 2023.

Tentunya masyarakat kabupaten Muara Enim sudah mengetahui siapa siapa paslon yang bakal memimpin Kabupaten Muara Enim nantinya. Ada 4 pasang paslon yang merupakan kontestan pemilukada Kabupaten Muara Enim 2018, masing masing paslon memiliki visi dan misi yang menarik dan baik. Juga semua paslon menginginkan agar Kabupaten Muara Enim lebih baik kedepan. Lebih maju dari yang sudah ada. Itu pastinya.

Lantas bagaimanakah dengan keadaan Kabupaten Muara Enim pada saat ini. Apakah Kabupaten Muara Enim sudah maju ? Apakah Kabupaten Muara Enim memiliki level setara atau teratas dengan kekayaan APBD yang terbesar kedua di provinsi Sumatera Selatan. Atau Kabupaten Muara Enim mala ketinggalan walaupun kekayaan APBD nya mencapai Rp 2,4 Triliun.

Pertanyaan tersebut hanya masyarakat Kabupaten Muara Enim sendirilah yang bisa menjawabnya. Masyarakat kabupaten Muara Enim lah yang tahu dan merasakan keadaan Kabupaten Muara Enim pada saat ini. Apakah maju, setara atau ketinggalan.

Disini kami akan menyampaikan pernyataan beberapa politisi diKabupaten Muara Enim tentang kondisi kabupaten Muara Enim saat ini, yang perna diwawancarai portal ini beberapa waktu yang lain.

Lisanudin dari politisi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
mengatakan kalau kondisi Kabupaten Muara ¬†Enim pada saat ini ” Ketinggalan ” dari daerah lain khususnya di Sumsel. Hal itu bisa warga Kabupaten Muara Enim rasakan sendiri.

” Saya kwatir kalau yang memimpin Kabupaten Muara Enim kedepan kurang tepat, maka Kabupaten Muara Enim akan semakin ketinggalan ” Tutur Lisan

Dari politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Nazuri mengungkapkan bahwa harus diakui kalau Kabupaten Muara Enim memang sudah ” ketinggalan “. Padahal kata Nazuri kekayaan APBD Kabupaten Muara Enim terbesar kedua di provinsi Sumatera Selatan. Namun keadaan kabupaten Muara Enim saat ini sudah tinggal dari Kabupaten Lahat dan Kota Prabumulih yang berdekatan dengan Kabupaten Muara Enim, sebentar lagi Kabupaten PALI juga akan mengejar.

” Artinya pada pilkada Kabupaten Muara Enim 27 Juni nanti, masyarakat Kabupaten Muara Enim harus sudah mempersiapkan pasangan calon mana yang bisa memajukan Kabupaten Muara Enim hingga bisa mengejar ketertinggalannya” Ucap Nazuri.

Dari politisi Partai Bulan Bintang (PBB) Bambang Hermanto
Kabupaten Muara Enim juga menuturkan kalau Kabupaten Muara Enim ketinggalan.

” Contoh kecil saja, warga Kabupaten Muara Enim kalau mau melihat mall harus keluar kabupaten karena di Kabupaten Muara Enim tidak ada mall. Hal ini boleh dianggap sepeleh. Tapi ini bukti kalau Kabupaten Muara Enim ketinggalan” Terang Bambang

Dari Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Endang Suparmono juga berkata senada bahwa Kabupaten Muara Enim itu sudah ketinggalan, itu harus diakui. Kata Endang

” Maka itu pada pilkada Kabupaten Muara Enim 27 Juni 2018 nanti pilihlah calon pemimpin yang bisa membawa Kabupaten Muara Enim BEROBAH, MAJU dan TERDEPAN.

” Bagi kami, paslon yang tepat untuk memimpin Kabupaten Muara Enim adalah paslon nomor 1 Dr Ir H Syamsul Bahri MM dan Ir H Hanan Zulkarnain, alasannya pasangan ini berpendidikan, menguasai managemen dan berpengalaman ” Jelas Endang (Ab)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *