Medianusantaranews.com, Bandar Lampung, Lampung-Bencana tsunami yang melanda daerah pesisir Provinsi Lampung beberapa waktu lalu telah menyita perhatian dari berbagai pihak. Segala upaya pun telah dilakukan baik dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, TNI/Polri maupun dari seluruh instansi/stakeholder terkait dalam upaya penanggulangan dan pemulihan daerah yang terkena dampak tsunami sudah dikerahkan dengan maksimal. Bantuan – bantuan pun terus mengalir dari berbagai pihak, relawan, dan pemerintah provinsi dari berbagai daerah di tanah air ini.
Setelah beberapa waktu lalu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah memberikan beberapa bantuan kepada korban dan para pengungsi bencana tsunami di Lampung Selatan, kali ini Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit turut datang ke Lampung dalam rangka menyalurkan bantuan kepada para korban dan pengungsi yang diterima oleh Sena Adhi Witarta selaku Kepala BPBD Provinsi Lampung yang mewakili Gubernur dan turut didampingi oleh Kepala Bagian Humas dan Komunikasi Publik Heriyansah yang bertempat di Posko Pengungsian Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Sabtu (29/12/18) malam.
Bantuan yang disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit yakni berupa daging sapi yang sudah dimasak menjadi rendang dengan total seberat 600 kg daging.
Nasrul Abit menjelaskan bahwa Pemprov Sumbar telah menyalurkan daging seberat 1,3 ton yang diperuntukkan bagi korban bencana tsunami di Banten dan di Lampung. “Jadi kami sudah salurkan dan khusus Lampung kita berikan dengan total seberat 600 Kg. Kita berikan rendang selain merupakan khas Sumbar, rendang juga dapat bertahan lama, sehingga tiap lapisan masyarakat dapat merasakannya kapanpun dan dimanapun,” ujarnya.
Kemudian pada kesempatan tersebut Sena menjelaskan, bahwa daging-daging tersebut akan langsung disalurkan kepada para korban dan pengungsi pada esok hari. “Nanti kita akan koordinasikan dengan rekan-rekan Tagana untuk teknis pendistribusiannya agar semua dapat tersalurkan secara merata kepada para pengungsi dan korban,” pungkasnya.(MNN Grup)








