Tulangbawang Barat,medianusantaranews.com- Kepedulian terhadap para korban tsunami dan erupsi Gunung Anak Krakatau(GAK yang memakan banyak korban mendapat perhatian dari semua pihak. Salah satunya group angklung Pikir Keri dari Tiyuh Mekar Asri kecamatan Tulangbawang tengah kabupaten Tulangbawang Barat. Mereka berpartisipasi dalam penggalangan dana tsunami.
Komunitas musik tradisional ini sangat peduli terhadap penderitaan para korban, sehingga mereka menggalang dana untuk para korban tsunami. Hal ini diungkapkan penggiat anak Tubaba Ninuk Ariyati, Minggu(6/1/2019)
“Group angklung yang saya kenalkan ini selalu giat dan semoga bisa menambah kekayaan seni tradisional di kabupaten Tubaba yang insya Allah kedepannya bisa jadi icon seni disini,”ujarnya.
Menurut Pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Tubaba ini group Angklung giat melakukan bakti sosial dan selalu peduli terhadap sesama
“Kami berusaha akan memberi bantuan kepada para korban tsunami, makanya kita masih melakukan penggalangan dana peduli tsunami,”ujarnya.
Wanita berparas cantik ini juga menuturkan, anak anak di kabupaten Tubaba harus didorong agar peduli terhadap sesama terlebih kepada mereka yang terdampak tsunami. “ Kita ajarkan anak anak agar peduli kepada sesama terutama kepada mereka yang lagi tertimpa musibah,”ujarnya.
Diketahui musibah tsunami Selat Sunda yantg menerjang Banten dan Lampung Selatan sempat menelan banyak korban. Baik itu korban harta, benda bahkan nyawa. Masyarakat berharap hal ini jangan sampai terjadi lagi.(red/GS/MNN GROUP).
Home SUMBAGSEL Tulang Bawang Barat Group Angklung Pikir Keri Dari Tiyuh Mekar Asri Tubaba Peduli korban Tsunami

Group Angklung Pikir Keri Dari Tiyuh Mekar Asri Tubaba Peduli korban Tsunami
AdminJan 06, 2019Tulang Bawang Barat0
Previous PostCeDPPIS Apresiasi Catatan Khusus KPK Soal Materi Debat Capres
Next PostCeDPPIS Apresiasi Catatan Khusus KPK Soal Materi Debat Capres
Related articles
Dilantik Langsung Zulhas, HM. Ubaidillah SH Nyatakan Akan Memperkuat Barisan PAN Menyongsong Agenda Politik Kedepan.
ownerMei 01, 2026







