BANYUASIN,medianusantaranews.com–Tanaman lokal Ubi-Ubian bisa menjadi berbagai bahan makanan seperti Ubi jenis Ganyong, ditangan petani Desa Plajau Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Sunatera Selatan ini dapat diolah menjadi berbagai macam makanan seperti kue agar-agar dan bubur bahkan makanan sebagai pengganti Beras dan Ketela biasa di Jawa sebut nasi Tiwul atau Oyek.
Bahkan bahan makanan dati Ganyong bisa penganti karbon hidrat (nasi) memiliki khasiat tinggi bagi kesehatan dan tanaman ini gampang tumbuh meskipun musim kemarau, masyarakat bisa menanam diperkarangan rumah dengan praktis.

Ketua TP PKK Banyuasin dr Sri Fitriyanti Askolani mengatakan masyarakat yang mempunyai ide mengelola makanan Ganyong bentuk kemajuan ekonomi yang bisa dijadikan pengganti karbohidrat seperti nasi dan tanaman Ganyong bisa menjadi salah satu tambahan penghasilan untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Jadi tidak hanya mengandalkan suami, apalagi bisa ditanam diperkarangan rumah.
“Kalau memang kelompok tani serius bisa mengelola ganyong, maka kita usulkan ke pusat memberi bantuan 500 juta untuk pemberdayaan perempuan. Harapan saya untuk kemajuan ibu-ibu Banyuasin,” ungkap Sri fitrianti Askolani bwrsemangat.
Dengan apresiasi bantuan alat Ketua TP PKK Banyuasin dr Sri Fitriyanti Askolani dengan memberikan bantuan berupa mesin penepung, oven, mixer dan porsimetri kepada petani didesa itu. ini lanjut Sri Askolani, warga yang mengelola ganyong lebih semangat lagi dalam membuat makanan sesuai yang diinginkan dan makanan tadi yang dibuat bisa dijual menjadi tambahan penghasilan.“Karena ibu-ibu rumah tangga biasanya mengelola ganyong dengan cara tradisional yakni diparut lalu diperas dan diendapkan ke air, ketika airnya bening jadilah tepung, terus aduk dan di cetak menjadi kue dan makanan,” tambah Kepala Baketpan Banyuasin Anna Suzana

Anna mengharapkan masyarakat lebih bersemangat lagi menanam ganyong baik dihalaman rumah dan kebun sehingga ganyomg mudah didapatkan jika ada permintaan masyarakat lain.“Khasiat makanan ubi laos cukup baik bagi percernaan usus, merendahkan gejala panas, pencegahan penyakit lambung, mengatasi sakit kepala,” ajak Anna.
Sementara, Kepala Desa Plajau Edi Anhar mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Banyuasin yang telah memberikan perhatian kepada petani ganyong dari bantuan mesin penepung Ganyong bisa menjadi olahan makanan. “Bantuan itu akan memberikan motivasi bagi petani ganyong untuk lebih meningkatkan lagi penghasilan bagi keluarga mereka dan dapat dicontoh oleh masyarakat lain,” ucapnya.
Turut mendampingi kegiatan kerja Ketua TP PKK Banyuasin dr Sri Fitriyanti Askolani terlihat ada Kepala Baketpan Banyuasin Anna Suzana, Kepala Perikanan Ria Apriani, Kepala DPPKBPPPA Yosi Zartini, Camat BAIII Yuni Khairani, Kades Plajau Edi Anhar, dan ibu-ibu TP PKK Desa.(astawaluyo)








