FRB Anggap Sekwan Banyuasin Tidak Respon Dengan Janji Dewan

Banyuasin,(MNN)- Kordinator lapangan (Korlap) Indo Sapri mengapresiasi sikap jantan anggota DPRD sukardi, berani tampil menemui langsung para pendemo dan berjanji akan memanggil pihak terkait guna menjawab apa yang menjadi aspirasi rekan – rekan pendemo yang digelar 2 Septer 2019 saat itu.

“Kami mengerti saat itu jadwal sangat padat seiring dengan persiapan pelantikan anggota DPRD periode 2019-2024 kita berusaha memaklumi, namun sepertinya beliau lupa, sehingga sampai detik ini janji tinggal janji dan tidak ada kejelasanya dan apa yang sudah diucapkan di depan pendemo tidak ada realisasi, mungkin ini pelajaran buat kami kedepan,” ucap Indo Sapri kepada wartawan beberapa saat yang lalu.

Hal ini menjadi pengalaman kami yang membuat tidak bisa langsung percaya dengan janjinya seorang anggota dewan sekali pun. Kedepan jika memang tidak ada jawaban kami akan tetap bertahan di gedung DPRD Banyuasin sampai benar ada jawaban pasti aspirasi rekan pendemo.

Ucapan senada disampaikan kordinator aksi (Korak) Dimas bahwa timbulnya rasa tidak percayanya kami dengan wakil rakyat kalau begini kejadiannya.”Kami ingin menyatakan mossi tidak percaya terhadap DPRD Banyuasin, karena belum juga menuntaskan persoalan yang menjadi keluhan massa aksi,” ujarnya

Dalam waktu secepatnya kami segera kembali merapatkan barisan dengan menggalang massa sebesar mungkin dijadwalkan dalam waktu dekat ini, katanya sekaligus menyudahi percakapanya.

Terpisah Kasubag Humas DPRD Candara saat dikonfirmasi oleh wartawan terkait aksi massa, tapi belum ada respon, mungkin karena ada pergntian Kabag persidangan Dedi Antoni itu.

Via whatsApp anggota DPRD Banyuasin Sukardi SP saat dikonfitmasi sempat menyarankan bahwa dirinya sudah meminta perwakilan mengkonfirmasi langsung ke Sekwan.

“Waalaikumsalam wrwb.  Mhn mf bru dbls,  kmren kwn2 perwakilan sdh aku arahkan utk lngsung konfirmasi dgn sekwannya lngsung mas ,” jawab Sukardi Singkat melalui pesan Whatsapp.

Baca berita sebelumnya :

Pada berita sebelumnya puluhan massa menamakan diri Federasi Rakyat Banyuasin (FRB) melakukan aksi unjuk rasa ke kantor DPRD Banyuasin. Senin (2/9).

Massa melalukan long macrh dari kolam retensi Pemkab Banyuasin menuju gedung DPRD dengan membawa bendera merah putih, toa dan baleho karton diantaranya bertuliskan kritikan kinerja Sekwan.

Setiba di depan kantor DPRD, kordinator aksi Dimas setelah berorasi menyampaikan pernyataan sikap. Kami Federasi Rakyat Banyuasin dengan ini menyatakan sikap bahwa : 

1. Ada dugaan dalam kinerja Sekretaris Dewan Banyuasin terkait Realisasi Dana HUT Banyuasin 2019, dan Realisasi Dana Cetak Majalah Suara DPRD, serta Dana Distribusi Majalah dalam Wilayah Banyuasin. Yang mana jawaban tersebut untuk melengkapi bahan laporan kami di Kejari Banyuasin. 

2. Usut tuntas beberapa proyek penunjukkan langsung yang diduga dikerjakan oleh saudara kandung Oknum Pejabat di Sekretariat Dewan DPRD Banyuasin. 

3. Meminta kepada ketua DPRD Kabupaten Banyuasin agar merekomendasikan kepada bupati banyuasin untuk mengevaluasi secara mendalam kinerja Sekwan DPRD Banyuasin, dan mengganti Sekwan DPRD Banyuasin jika memang terbukti tidak m’emiliki Krediblelitas. 

4. Kami juga mendukung penuh sikap tegas Anggota DPRD Banyuasin Komisi 1 dalam menyikapi kinerja Sekwan DPRD Banyuasin terkait dengan kritikanya di media. 

5. Terhitung 7 hari dari hari ini kami akan melakukan aksi lanjutan di Kantor DPRD Banyuasin dan Kejari Banyuasin untuk mempertanyakan kelanjutan dari permasalahan ini. 

Demikian aspirasi yang kami sampaikan untuk segera ditindak sesuai hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Apabila tidak ada realisasi atau tindak lanjut dari persoalan yang kami sampaikan, maka kami akan melakukan aksi kembali dengan masa yang lebih besar. 

Aksi lanjutan akan kami lakukan di Kejari Banyuasin dan penyerahan data beberapa item anggaran dana kegiatan di Dinas Sekretaris Dewan Banyuasin. 

Pada kesempatan itu sebagai kordinator lapangan Indo Sapri menambahkan, besok akan menyerahkan berkas laporan secara tertulis kekejari banyuasin dan inspektorat terkait dugaan keterlibatan oknum dalam proyek penunjukkan langsung yang diduga dikerjakan oleh saudara kandung Oknum Pejabat di Sekretariat Dewan DPRD Banyuasin. 

Terpantau setelah hampir satu jam massa duduk menunggu didepan gedung DPRD Banyuasin massa disambut wakil ketua DPRD Banyuasin Sukardi SP.

” Mohon maaf rekan – rekan sekalian bukan sengaja membuat lama menunggu, tetapi memang kami sedang rapat dan sekarang saya sedang ditunggu untuk mengikuti rapat paripurna APBD 2020,” paparnya.

Tentu apa yang menjadi tuntutan rekan akan kami bahas dan tentu semua ada mekanisme yang harus dijalani. Imbuhnya.

” Beri waktu kami satu dua hari ini akan memanggil pihak sekwan dan oknum pejabat yang dimaksut guna menjelaskan duduk persoalan, nanti perwakilan rekan – rekan akan kita undang untuk mendengarkan langsung penjelasan secara rinci apa yang menjadi tuntutan, sekali lagi beri kami waktu,” tutup sukardi.(yok)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *