Usai Memperkosa Anak Tiri, SW Bersama Keluarga Serah Diri Kepolisi

Medianusantaranews.com (Ogan Komering Ilir) – Usai melakukan pemerkosaan berulang kali terhadap anak tirinya sejak Juli 2019 lalu, SW 38 tahun yang tercatar sebagai Dusun IV Desa Cahaya Mas Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan itu yang didampingi Keluarga dan Kepala Dusunya menyerahkan diri kekantor Polisi setempat pada hari Minggu 29 November 2020 sekira jam 11.00 Wib dan konon kabarnya korban sebut saja Bunga 15 tahun yang menjadi korban kebiahadapan penyakit kelamin itu pada bulan Nopember 2020 ini sedang berbadan dua berjalan bulan ke-4.

Mewakili Kapolsek Mesuji Makmur IPTU MP. TAMBAH. SH, humas Polres OKI AKP Irwansyah mengirim rilis kronologis kejadian tindak dugaan pemerkosaan yang dilakukan ayah tiri berinisial SW terhadap LDR alias Bunga yang tercatat sebagai siswi kelas III disalah satu SMP setempat.

Dalam rilis tersebut dijelaskan oleh Rusmiati 35 tahun dan Sutrisno 39 tahunserta Sunario 59 tahun yang ketiganya tercatat sebagai Dusun IV Desa Cahaya Mas Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Kronologi kejadian dari pengakuan SW yang dicatat Polisi setempat sebagai bahan proses hukum selanjutnya dari keterangan pelaku bahwa hari dan tanggal sudah lupa, tapi pertama dilakukan bulan Juli 2019 sekira Jam. 14.00 Wib di rumah kakek/nenek korban di Desa Bina Tani (B-2) Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten OKI dengan cara, tersangka masuk kedalam kamar milik korban yang pada saat itu rumah sedang sepi hanya ada tersangka dan korban, ketika itu korban sedang tiduran diatas kasur dalam kamarnya, kemudian tersangka datang langsung menindih dan memeluk korban diatas kasur sambil berkata ” NANTI SAYA PUKUL KAMU KALAU KAMU TIDAK MAU ” korban berkata ” TIDAK MAU , TIDAK MAU” lalu korban dorong tersangka dengan mengunakan kedua tanganya namun, tetap dipaksa dan diancam tersangka didalam ketakutan dan keterbatasan tenaga kemudian tersangka membuka celana luar dan celana dalam korban lalu tersangka langsung memasuk alat kelaminnya kedalam Vagina korban dengan cara dipaksa lalu korban menjerit kesakitan.

Tersangka yang sudah tak terkontrol lagi masih terus memaksa melakukan perbuatan tersebut sampai keluar cairan kedalam Vagina korban Sesudah melakukan perbuatan tersebut tersangka langsung pergi dari kamar korban dan tidak lupa mengancam jangan bilang sama siapapun, kemudian tersangka melakukan perbuatan tersebut berulang- ulang ketika rumah dalam sepi.

Istrinya dan anak tirinya pindah rumah ke Desa Cahaya Mas, akibat perbuatan tersangka, kini korban hamil kurang lebih 4 Bulan dan tersangka masih sempat mengulangi melakukan perbuatan itu pada hari Rabu, 25 Nopember 2020 lalu sebelum dirinya diserahkan oleh keluarganya ke Polisi.

Untuk proses hukum lebih lanjut kini tersangka diamankan di Mapolres Ogan Komering Ilir. (MNN/Waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *