Ratusan Perwakilan Warga Tungkal Jaya Kepung Kantor Camat, Desak Cabut Pt MEP

Medianusantaranews.com, (Musi Banyuasin)- Sedikitnya ada 350 an Perwakilan Warga ada 14 Korlap dari 12 Desa yang hadir dari 16 Desa dalam Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan (22/3/2021) Mengepung Kantor Camatnya, mendesak Cabut langganan jaringan listrik yang dikelola oleh Pt. Muba Elektrik Power (MEP) kembali ke jaringan listrik yang dikelola oleh PLN.

Desakan ratusan perwakilan pelanggan listrik dari jaringan yang dikelola Pt MEP tersebut dalam aksinya digelar selama 2 jam lebih dihalaman Kantor Camat  Tungkal Jaya itu mendapat pengawalan dari unsur TNI dari Koramil 401-04/ Bayubg Lencir Kodim 0401/Muba dan Kepolisian Sat Polres Musi Banyuasin termasuk dari Polsek Sungai Lilin, Bayung Lencir dan Polsek Tungkal Jaya.

Jimmy Firdana salah satu kordinator lapangan usai aksinya kepada wartawan media ini mengatakan sangat kecewa dengan menegemen Pt MEP saat digelar aksinya tidak mau menemuinya, hanya Camat Tungkal Jaya dan Kapolsek yang berusaha menjumpainya.

Dari 7 tuntutan kami sampaikan dalam aksi yang kedua ini, kami minta satu kali 24 jam ini harus ada kepastian, jika kami masih tidak kejelsan, kami beri waktu 3 kali 24 jam dari hari ini masih tidak ada solusinya, maka kami akan lanjutkan aksi ini ke Provinsi Sumatera Selatan dengan massa yang lebih banyak lagi.

Tidak ada kata terlambat dan kata menyesal, pada intinya pada aksi yang digelar kedua kalinya ini Pemkab Musi Banyuasin wajib untuk mencabut serta membubarkan Pt MEP dan kembalikan listrik kami pada jaringan yang dikelola oleh PT PLN, karena kami sebagai warga sekaligus sebagai pelanggan listrik dari Pt MEP benar-benar dirugikan.

Lebih lanjut komentar Jimmy, bertahun-tahun menjadi pelanggan listrik dari Pt MEP seperti sapi perah, biaya rekening lebih mahal, sebab dalam satu bulan Rp 800 ribu hingga Rp 1,2 juta, ditambah lama padamnya dari menyalanya, itu yang bikin kami pelanggan ini sangat kecewa, maka satu kata “Ganti jaringan PLN”, tegasnya.

Terpisah via WhatsApp Direktur MEP Ougi Bunyamin saat dikonfirmasi dijawab “baik pak kami dari MEP bekerja sesuai prosedure saja pak, terkait penggantian material yg rusak, yg tidak ada, pemeliharaan jaringan dll, kegiatan tsb hasil dari rekomendasi dan inspeksi dari PLN dan dari PT sucafindo tentunya pada saat kita melakukan kefiatan tsb listrik harus dalam keadaan mati, terkait tuntutan tungkal jaya ingin pindah ke PLN kita akan sampaikan langsung pd pa Bupati dan ketua dprd muba juga komisi 2 dprd muba , mereka akan segera memutuskan dan mengambil langkah terkait permintaan kawan kawan di tungkal jaya”.

Pada intinya pihak MEP terkait tuntutan warga Tungkal Jaya kita kembalikan ke Bupati dan Ketua DPRD serta Komisi 2 DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, jadi MEP wellcome aja, tutupnya.(MNN/waluyo)

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *