Hati-Hati Beli Mobil Ini, Hasil Dari Penipuan

# Kenalan Saat Dalam Lapas Bawa Kabur Mobilnya #

Banyuasin,medianusantaranews.com- Wajib berhati-hati jika ada orang menawarkan mau menjual mobil dengan harga murah, apalagi pada identitas surat kendaraannya tak sesuai dengan nama penjualnya, kecuali ditempat penjualan mobil resmi, karena banyak modus mobil hasil kejahatan oleh jaringan diperjual-belikan secara bebas.

Belum lama ini ada modus penipuan yang dialami oleh warga Durian Daun Kecamatan Suak Tapeh Banyuasin Provinsi Sumsel yang dilakukan oleh temanya sendiri saat bertemu ketika masih dalam Lapas. Akhirnya satu unit mobil miliknya raib disikatnya, terang Mono yang jadi korban penipuan.

Warga Desa Durian Daun ini menyesali dirinya sendiri, Pasalnya, mobilnya jenis Toyota Agya warna putih dengan Nomor polisi BG 1275 AF, dibawa teman adik dan hingga saat ini belum diketemukan, sambung Aflaha kakak Mono.

Aflaha menjelaskan kronologi kejadian awal, bahwa adiknya ini (Mono) punya teman dari Palembang, mereka kenal pada waktu masih di dalam Lapas. Tiba-tiba kemarin, Jum’at, 21 Juli 2023 temanya itu datang menemui adikku dirumah Desa Durian Daun Kecamatan Suak Tapeh.

Pada saat bertemu, pelaku berinisial Ipan itu menawarkan barang bahwa mau jual berupa alat-alat orgen tunggal dan mesin, yang ada di rumahnya di Palembang.

” Tertarik tawaran Ipan, adik (Mono,red) dikawani oleh kedua rekanya langsung luncur ke Palembang, sekalian ngantar pelaku pulang. Setibanya di wilayah kota Palembang,  Daerah Maskarebet, pelaku (Ipan,red) meminta bergantian menyetir mobil, alasan nanti adiknya itu tidak tau lorongnya, nah setibanya dilokasi ada sebuah rumah mewah, disitulah pelaku mengeksekusi meminta berhenti dan rombongan adik diminta turun, karena mau memutarkan mobilnya”, ungkap Aflaha Sabtu, (22/7).

Disinilah rumahku, aku pelaku, turunlah dulu, adik Mono, Fairuz dan Fikri turun, lalu pelaku mengatakan, mau putar balik masukkan mobil dari samping, pada saat itu, langsung tancap gas bawa lari mobil, mereka bertiga berupaya mengejar, tapi tidak terkejar lagi, imbuhnya.

Penasaran seketika itu adik ku dan dua temanya itu menanyakan pada pemilik rumah yang diakui oleh pelaku (Ipan) ternyata rumah yang diakui Ipan itu bukan miliknya. “Apes nian ya Allah, ucapnya, belikan orang saja, cobaan apa lagi ini, semoga cepat ketemu”, harapan Aflaha serius seraya menambahkan.

” Ya Allah sampai saat ini, belum diketemukan mobilnya, bukan main jeripayah aku selama ini, padahal sudah mau habis bayaran bulanan, “ucapnya sedih.(MNN/asta).

Editor : waluyo

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *