Banyuasin,medianusantaranews.com- Jaringan lampu jalan Itu sebenarnya sudah lama terlihat rusaknya, maka kami setiap melintas dijalan itu ketika tiba disitu ada ngeri-ngeri pak, kwatir kami pas melintas tiba-tiba jatuh mengenai kaca bisa patal kerusakan mobil kami, ucap Marsono yang mengaku warga dari Sekayu Muba.
Marsono mengatakan pasilitas jaringan lampu jalan itu sudah lama kondisi begitu dilihatnya. Ngerinya pas kami melintas ada hujan angin tiba-tiba jatuh menimpanya tentu jadi masalah herannya mengapa pihak Dinas terkait dari Pemkab Banyuasin tidak peduli.
“Apa menunggu ada korbanya baru ada tindakan, padahal kondisinya sudah sangat membahayakan para pengguna jalan lintas Betung-Sekayu dan sebaliknya”, imbuhnya sekaligus menutup ceritanya (19/8/2023).
Isu yang dihimpun keterangan warga sekitar ditegakan tiang penerangan lampu jalan (PJU) itu konon kabarnya lokasinya memang angker suka timbul mahkluk halus alias Gendruwo terlihat atas lampu jalan itu, wajar jika jaringan lampu jalan umum dipasang selalu rusak terus maka dari Dinas terkait enggan melakukan perbaikan.
Pantauan media ini selain jaringan lampu jalan raya di wilayah Kabupaten Banyuasin banyak yang mengalami kerusakan juga banyak yang tidak menyala jika malam hari.

Vian saat berbincang dengan wartawan media ini mengatakan sebenarnya tidak ada mahkluk halus yang mendukuki jaringan Lampu Jalan itu, mungkin gelap dan ada sinar kendaraan dari lawan arah hanya ada bayangan melintas yang bersimpangan sehingga terlihat dari jauh mirip ada yang duduk diatas lampu jalan yang rusak itu.
“Jika kondisinya sangat membahayakan bisa jadi, karena sampai Keleweran bentuknya gitu dibiarkan oleh berwenang dan kalau ada angin memang semacam itu kondisinya bisa ancam keselamatan bagi pengguna jalan”, terang Vian sembari berharap supaya Dinas terkait cepat lakukan perbaikan sebelum ada korban.
Sementara Kabid PJU Dishub Banyuasin Rahmi dikonfirmasi via WhatsApp hingga beritanya ditayangkan belum ada jawabannya.(MNN/Tim/Biro Sumsel)








