Banyuasin,medianusantaranews.com- Dalam pepatah Air susu dibalas air tuba, “Upaya kebaikan dibalas Kejahatan” kata-kata itu saat ini dirasakan oleh Ahmad (43) Ketua RT 17 Kelurahan Betung Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumsel ini, Pasalnya, Sepeda motor jenis matic Honda Beat list putih merah dengan nopol BG 6041 JAJ raib digondol minggat tamunya bernama Bambang Suharjo (43) pada Minggu (17/03/2024) sekira pukul 03.30 wib. 
Ahmad (43) selain Ketua RT juga sebagai petugas jaga malam ini diketahui warga jalan Kades Kelurahan dan Kecamatan Betung kepada wartawan menceritakan kronologi awal kejadianya pada Sabtu malam sekira pukul 21.00 wib Pelaku datang ke rumah, lalu ngobrol sampai pukul 23. 00 wib, kemudian dirinya ikut keluar bareng dengan pelaku (Bambang Suharjo,red) melakukan jaga malam.
Disimpang jalan Kades tempat biasanya mangkal, pelaku dan korbanya sempat ngopi bareng bersama Ari pemilik rumah tempat mangkal tiap jaga malam dan sekira pukul 01.00 wib pelaku izin pinjam motor Ahmad dengan dalih mau beli paket di SPBU Sedompo, tidak lama pergi pelaku balik dan ngobrol kembali bertiga.
Sekira pukul 03.30 wib pelaku kembali pinjam motor korban dengan alasanya mau beli nasi untuk makan Sahur, di tunggu hingga 20 menit pelaku tidak ada datang ketempat mangkal tadi, akhirnya Ahmad mencoba menghubungi nomor kontak ponsel milik pelaku dan ketika itu masih disambutnya oleh pelaku, bahkan mengatakan bahwa masih pesan Nasi yang untuk Sahur.
Ahmad kembali ngubungi pelaku sekira jam 04.00 wib, tapi ponsel pelaku sudah tidak aktif. Akhirnya Ahmad pun mulai curiga, diantarkan Ari berusaha mencari dimana tempat makanya pelaku dengan menelusuri jalan negara hingga Minggu pagi pukul 10.00 wib usahanya sia-sia.

Awal mulanya Ahmad kenal dengan pelaku Bambang Suharjo itu ketika truk Fuso yang disopiri sedang kecelakaan tunggal nyungsep kesiring, sehingga Bak Truk Fuso menutup separo jalan masuk ke jalan Kades Kelurahan Betung, ujarnya, (21/03).
Ketika itu Bambang Suharjo diketahui warga komplek Marelan Indah no. 256 jalan Sumatera III Kota Medan Provinsi Sumatera Utara itu sedang mendapatkan musibah itu korban bersama keluarga berniat bantu dan ngurusi pelaku juga pada anaknya hingga hampir sepekan.
“Jadi kami sekeluarga telah menganggap pelaku itu seperti keluarga karena saat itu orangnya santun baik ngomongnya, bahkan saat kejadian laka saat itu ada anaknya yang ngurusi istri saya, maka saya tidak ada rasa curiga sama pelaku”, terangnya dengan nada menyesal.
Masih kata korban, pada malam kejadian itu rupanya pelaku itu sudah dua malam berada di Betung, pelaku nginap tempat rumah Azizah Sholeh yang dikenal saat pelaku dirawat pasca kecelakaan dan malam ketiga langsung menipu saya dengan bawa kabur motor saya dan sampai beritanya di tayangkan dimedia ini korban belum dapat info keberadaan pelaku sembunyi dan sepeda motornya posisinya saat sekarang dimana.
Untuk itu Ahmad berharap siapa yang mendapati keberadaan pelaku dan Sepeda motor miliknya itu dimohon bantuanya untuk dilaporkan ke pihak kepolisian terdekat dan atau hubungi no kontak WA saya 0813-2668-0091 dan bagi yang nemukan dan kembalinya Sepeda motor saya itu akan diberikan taliasih, tutupnya.(MNN/waluyo)








