“Tumpahan Minyak Ilegal Tidak Hanya Cemari Sungai Parung Setelah Terbakar Awan pun Gelap di Muba”
Muba,medianusantaranews com- Usaha Ilegal drilling pinggiran Sungai Parung di Desa Sri Gunung Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tak hanya mencemari air aliran Sungai Parung saja saat ini, namun kini lebih parah lagi setelah terjadi kebakaran membuat udara diwilayah Kabupaten Muba turut tercemar setelah kepulan asap hitam menggumpal membuat awan menjadi gelap.
Peristiwa itu meluing sejak hari Sabtu (23/6/2024) tidak ditangani secara baik dan profesional yang akhirnya letupan minyak mentah dan Gas keluar dari perut bumi hingga ketinggian puluhan meter dan minyak mentah pun mengalir dan mencemari air aliran Sungai Parung.
Sepekan kemudian pada Jum’at terjadi peristiwa dilokasi tersebut kebakaran hebat sehingga kepulan asap hitam pekat mencemari udara dan kabar yang viral dari kejadian itu sempat makan korban jiwa baik yang meninggal dunia ataupun korban yang mengalami luka bakar. 

Untuk sementara wilayah Kabupaten Muba yang dikenal dengan kawasan konservasi, perkebunan dan sumber daya alam yang dapat mensejahterakan masyarakat serta mendunia dengan lumbung migasnya.
Untuk sekali ini, Kabupaten Muba sontak viral akibat terjadi insiden kebakaran dan pencemaran lingkungan, dampak dari aktivitas penambangan minyak yang dilakukan secara ilegal dengan mengeksplorasi dan mengolah minyak dari sumur tua maupun membuat sumur baru tanpa izin atau yang sering dikenal dengan ilegal Drilling.
Beberapa waktu yang lalu sempat viral dengan beredarnya video yang disiarkan diberbagai Medsos dengab “meluingnya” sumur minyak di salah satu titik lokasi yang berada di Dusun Parung Desa Sri Gunung Kecamatan Sungai Lilin, yang mengakibatkan tercemarnya air aliran Sungai Parung, pada Sabtu yang lalu.
Setelah sepekan narik nafas beredar lagi video terjadinya kebakaran hebat yang diduga timbul dari sumur minyak yang meluing tersebut, pada hari Jum’at (28/6) sekira jam 15.30 Wib. Bahkan kobaran apinya lebih hebat dan kepulan asapnya pun semakin pekat, apa yang menjadi penyebabnya, dalam video itu, karena api menyambar disekitar sumber api.
“Laju galek sampai keujungan bor ujung”, ujar salah satu warga yang dalam video rekaman tersebut.
“Kalo minyak telah yang hak meluing”, imbuh warga lainnya.
“La masuk kesungai, itu titik lokasi kebakaranye,” imbuh warga pertama.
“Itu boran ye dak”, timpal temannya.
“Ao yang api besok tu boranye ha ha,” jelas warga pertama.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, belum diketahui secara pasti penyebab terbakarnya sumur minyak ilegal tersebut. Akibat dari kebakaran hebat itu, sejumlah warga yang berada dilokasi tunggang langgang berlarian menyelamatkan diri masing-masing dari kobaran api. 
“Berita yang ditayangkan ini data yang dihimpun dari dilapangan dan belum ada keterangan secara resmi dari pihak kepolisian”.
Namun hal ini tentunya tidak dapat dibiarkan berlarut-larut, bahaya akibat dampak aktivitas ilegal Drilling bukan hanya berakibat pada korban nyawa, material, bahkan berdampak merusak lingkungan dan ekosisten yang ada di wilayah Muba.
Sementara, mewakili Kapolres Muba AKBP Imam Safei saat dikonfirmasi Via WhatsApp oleh beberapa awak media melalui Kapolsek Sungai Lilin Iptu Moga Gumilang STrK SIK dikatakan , terkait insiden tersebut meminta waktu karena pihaknya sedang cek Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Ok siap bang, mohon waktu anggota kita masih cek ke lokasi 🙏,” jelasnya cukup singkat dalam pesan singkat WhatsApp. (MNN)
Editor : waluyo








