PT TEL Diduga Kangkangi SK Bupati Muara Enim

 # Tolak Dampingi Kontingen Cabor Voli ke Porprov XV Muba #

Muara Enim,medianusantaranews.com-Bupati Muara Enim, H Edison SH MHum sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) yang isinya minta kepada pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Muara Enim yang ditunjuk untuk ikut berpartisipasi, memberikan dukungan nyata dan semangat terhadap atlet Kabupaten Muara Enim yang sedang berlaga di Porprov XV – 2025 yang saat ini sedang berlangsung di Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumsel.

Salah satu perusahaan PT Tanjung Enim Lestari (TEL) ditunjuk untuk mendampingi atlet cabor voli yang tengah berjuang guna mengangkat nama baik Daerah Muara Enim ditingkat provinsi.

Jadwal sudah ditentukan, namun PT TEL tidak hadir untuk berikan pendampingan kontingen atlet cabor voli Kabupaten Muara Enim di Musi Banyuasin (Muba).

Disinyalir, perusahaan bergerak di bidang Pulp and Paper ini enggan mendampingi atlet voli Muara Enim, kendatipun sudah ditunjuk secara resmi Bupati Kabupaten Muara Enim sebagaimana SK yang ditetapkan.

Perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muara Enim ini tidak bersedia memberi kontribusinya berupa pendampingan pada atlit Kabupaten Muara Enim di MUBA.

Kerena kalau cuma alasan tak bisa hadir karena bekerja, perusahaan lain pun sama juga bekerja, tetapi setidaknya dari pihak PT TEL bisa menugaskan perwakilan pihak dari perusahaan untuk hadir di Porprov Sumsel di Muba. Itu cuma alasan klasik PT TEL, SK Bupati disamakan dengan berhadapan dengan masyarakat umum saja.

Hal itu diungkapkan salah seorang pelatih termasuk dari pendamping kontingen Cabang Olahraga voli Kabupaten Muara Enim di Muba, Khairlani kepada media ini, Jum’at (24/10/2025).

Khairlani pun mengungkapkan kekecewaannya pada PT Tanjung Enim Lestari (TEL), menurutnya ketidakhadiran PT TEL tersebut sebagai bentuk pembangkangan dan pelecehan PT TEL terhadap SK Bupati Muara Enim H Edison SH MHum dan Pemerintah Daerah Kabupaten Muara Enim.

” PT TEL itu kan sudah di SK kan oleh Bupati Muara Enim untuk mendampingi kontingen cabor voli di Musi Banyuasin, sayangnya perusahaan ini tidak hadir, ini kan bentuk pembangkangan dan melecehkan Bupati Muara Enim H Edison dan Pemkab Muara Enim, ” ungkap Khairlani.

Khairlani pun menyindir, Ia tidak bisa membayangkan kalau SK Bupati saja tidak dihargai oleh PT TEL lantas bagaimana sikap PT TEL terhadap masyarakat umum.

” Nah, kalau orang nomor satu di Kabupaten Muara Enim saja PT TEL tak mau menghargai apalagi masyarakat umum, sungguh hebat PT TEL ini,” katanya.

Dikatakan Khairlani, terlalu miris untuk PT TEL menganggap SK Bupati Kabupaten Muara Enim itu sebagai sesuatu yang sepele, karena Bupati itu pemimpin nomor satu di Kabupaten.

Namun bagi mereka kontingen cabor voli dari Muara Enim tidak terlalu mempermasalahkan itu, hanya saja agar sikap PT TEL yang tidak taat dengan adanya SK dari Bupati, itu bisa dijadikan evaluasi oleh Bupati Muara Enim H Edison, diketahui bahwa perusahaan ini cari makan di Kabupaten Muara Enim.

“Bagi kami kontingen voli Muara Enim tidak apa, hanya saja agar sikap PT TEL yang terkesan tidak taat SK Bupati itu bisa menjadi perhatian dan di evaluasi oleh Bupati Muara Enim H Edison, jangan cuma bisa cari makan di Kabupaten Muara Enim saja,” ujar Dia kecewa.

Bahkan Khairlani menegaskan, ketidaktaatan PT TEL terhadap SK Bupati ini akan menjadi preseden buruk juga terhadap sikap perusahaan lain, karena tidak tertutup kemungkinan perbuatan PT TEL ini juga akan diikuti perusahaan lain, menyepelekan SK Bupati.

” Sungguh memprihatinkan sikap PT TEL ini, karena dengan tidak menghargai SK Bupati Muara Enim itu, kami juga ikut merasa malu dan sangat kecewa,” kata Khairlani.

Khairlani pun masih tetap menunjukan kebanggaanya pada kontingen voli Kabupaten Muara Enim yang Ia asuh, karena walaupun tidak didampingi PT TEL tapi Kontingen Cabor Voli Kabupaten Muara Enim masih bisa meraih prestasi nyumbang medali untuk kabupaten Muara Enim, walaupun cuma medali perunggu.

” Meskipun tidak di dampingi oleh PT.TEL, kontingen cabor voli Kabupaten Muara Enim masih bisa nyumbang medali perunggu di Porprov Sumsel XV – 2025 di Muba Sumsel,” cetusnya.

Sementara itu, pihak PT TEL saat dikonfirmasi wartawan terkait masalah tersebut. Management PT TEL hanya merespon dengan menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran mendampingi kontingen voli Kabupaten Muara Enim saat bertanding di Porprov XV di Musi Banyuasin. “Management PT TEL beralasan kalau mereka sibuk bekerja. (MNN/AB)

Korlip : waluyo




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *