Praktek Illegal Drilling Berdampak Terhadap Efek Berganda Hulu Migas

Banyuasin,medianusantaranews.com- Kian maraknya praktek illegal drilling diwilayah Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan berdampak pengurangan optimalisasi terhadap tujuan dari efek berganda Hulu Migas yang menjadi prioritas peningkatan dalam pendapatan asli daerah (PAD) bagi masyarakat khususnya di wilayah Sumatera Selatan.

Diketahui praktek illegal drilling itu sendiri jelas tidak ada sama sekali untuk peningkatan PAD, namanya saja illegal, sudah tentu kapitalis yang meraup keuntungan tanpa ada lagi memperdulikan dampak lingkungan.

Berbeda dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) seperti Medco E&P, Pertamina, Tately NV, Repsol yang berada dibawah pengawasan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Miyak dan Gas Bumi atau yang disebut SKK Migas dimana adanya sistem Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Minyak dan Gas Bumi dimana bagian pendapatan negara dari sumber daya alam (migas) yang diberikan kepada daerah dan pembagianya diatur berdasarkan undang-undang perimbangan keuangan pusat dan daerah.

Praktek tersebut sangat pengaruh dari tujuan prioritas efek berganda Hulu Migas. Padahal utamanya di efek berganda Hulu Migas selain untuk peningkatan PAD maupun Pusat yang sepenuhnya kembali untuk kesejahteraan masyarakat.

Mirisnya, baik Pemerintah juga bagi aparat terkait dari praktek illagal itu terkesan menutup mata sehingga aktivitas illegal tersebut kian menjadi tanpa mentoleransi dampak lingkungan dan tingkat resiko bagi jaminan keselamatan ketenagakerjaan.

Andaikata praktek illegal tersebut bisa dikelola dengan manajemen yang baik, selain bisa menambah incam daerah sekaligus sebagai peningkatan PAD, menekan resiko dan tujuan dari efek berganda Hulu Migas dapat dicapai dengan sempurna.

Untuk itu peran Pemerintah, APH, SKK Migas termasuk peran media sangat penting berkolaborasi guna menekan praktek illegal itu.

Dari kerugian materi, lingkungan dan jiwa sekalipun praktek illegal yang selama ini selalu terekspos, maka dalam pencapaian tujuan dari efek berganda Hulu Migas itu bisa dicapai secara optimal peran media sangat perlu dikedepankan sebagai kontrol sosial.(**)

Penulis : waluyo

Kaperwil : medianusantara Sumsel.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *